Parlemen China Dorong Pemerintah Terbitkan Paspor Vaksin Covid-19

Kompas.com - 03/03/2021, 12:55 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

BEIJING, KOMPAS.com - Parlemen China dorong pemerintah untuk menerbitkan paspor vaksin Covid-19 yang diproyeksikan dapat mengembalikan keadaan normal, khususnya industri pariwisata.

Melansir Reuters pada Rabu (3/3/2021), Zhu Zhengfu, anggota komite nasional Konferensi Konsultatif Politik Masyarakat China (CPPCC), mengatakan bahwa China perlu menerapkan penggunaan paspor vaksin Covid-19 secara global.

Diharapkan dengan paspor vaksin Covid-19 global tersebut dapat meningkatkan industri pariwisata internasional dan menggairahkan laju ekonomi kembali.

Baca juga: Varian Covid-19 Berkembang Cepat di Italia, Terutama pada Anak-anak

Zhu mengatakan kepada Global Times bahwa dengan paspor vaksin Covid-19 global ditambah dengan hasil tes asam nukleat negatif, maka kedatangan internasional dapat dibebaskan dari persyaratan karantina.

Pembahasan rencana itu akan dilakukan dalam pertemuan tahunan parlemen China, Kongres Rakyat China Nasional (NPC) dan badan penasihat CPPCC, masing-masing pada Jumat (5/3/2021) dan Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Diam-diam, Ternyata Trump dan Melania Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Global Times juga mengabarkan bahwa Witman Hung Wai-man, seorang wakil dari NPC juga mengusulkan kepada pemerintah untuk menerbitkan paspor vaksin Covid-19 yang akan diakui di pusat daratan China dan Hong Kong.

Penduduk kota dengan paspor vaksin Covid-19 dan dengan hasil tes asam nukleat negatif, maka dapat malkukan perjalanan ke pusat daratan China tanpa melakukan karantina.

Baca juga: Tunawisma di Rusia Mulai Diberi Vaksin Covid-19

Diketahui, China telah secara luas menangani kasus wabah Covid-19 di dalam negerinya, setelah virus itu pertama kali muncul pada akhir 2019 dan melumpuhkan sebagian besar negara pada awal 2020.

Pandemi Covid-19 telah menyebar di seluruh dunia dan merenggut hampir 2,6 juta jiwa secara global hingga saat ini, seperti yang dikutip dari Reuters pada Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari


Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bulan Puasa Tiba, Malaysia Longgarkan Aturan Covid-19

Bulan Puasa Tiba, Malaysia Longgarkan Aturan Covid-19

Global
Penembak Paris: Pelaku Masih Melarikan Diri, Diduga Sudah Targetkan Korban

Penembak Paris: Pelaku Masih Melarikan Diri, Diduga Sudah Targetkan Korban

Global
Lakukan 'Serbuan' Terbesar, China Terbangkan 25 Jet Tempur dan Pengebom ke Taiwan

Lakukan "Serbuan" Terbesar, China Terbangkan 25 Jet Tempur dan Pengebom ke Taiwan

Global
[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

Global
Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Global
Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Global
Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Global
komentar
Close Ads X