Israel Bagikan Vaksin Covid-19 ke Palestina dan Beberapa Negara Bagian di Amerika Tengah

Kompas.com - 24/02/2021, 13:02 WIB
Perawat Israel menyiapkan vaksin Covid-19 untuk disuntikkan di Barzilai Madical Center di kota Ashkelon, pada Minggu (20/12/2020). AP PHOTO/TSAFRIR ABAYOVPerawat Israel menyiapkan vaksin Covid-19 untuk disuntikkan di Barzilai Madical Center di kota Ashkelon, pada Minggu (20/12/2020).

TEL AVIV, KOMPAS.com - Israel pada Selasa (23/2/2021) mengatakan memberikan sebagian kecil dari kelebihan vaksin Covid-19 ke wilayah yang diduduki, Palestina, dan beberapa negara bagian di Amerika Tengah.

Melansir Reuters pada Selasa (23/2/2021), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu tidak menyebutkan negara mana yang akan mendapatkan jumlah kelebihan vaksin negaranya.

Namun, pemerintah Guatemala, yang membuka kedutaan besar di Yerusalem pada tahun lalu, mengatakan memperkirakan akan menerima 5.000 dosis vaksin Covid-19 dari Israel pada Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Bebaskan Warganya yang Ditahan di Suriah, Israel Bayar Pakai Vaksin Covid-19

Pemerintah Honduras, yang tahun lalu berniat memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem, juga mengatakan sekitar 5.000 dosis Covid-19 yang akan mereka terima dari Israel.

Saat ini, negaranya belum mendapatkan dosis vaksin virus corona sama sekali.

Republik Ceko mengatakan telah menerima sedikit pengiriman vaksin virus corona dari Israel.

Baca juga: Di Israel dan Sekitarnya, Vaksin Covid-19 Membawa Kekuatan Politik

Ceko sebelumnya telah mengatakan akan meningkatkan kehadiran diplomatinya di Yerusalem, seuatu langkah pembukaan penuh kedutaannya di kota itu.

Israel telah mengimpor vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna Inc vaccines. Setidaknya 1 dosis vaksin Pfizer telah diberikan kepada hampir 50 persen dari 9 juta populasinya di dalam salah satu kampanye tercepat di dunia.

Baca juga: AS Minta Para Pendeta Atasi Perpecahan Rasial Soal Vaksin Covid-19

Pada Februari, Palestina menerima pengiriman awal dosis vaksin Covid-19 dari Israel, yang membantu memulai program vaksin terbatas di Tepi Barat dan Gaza, yang diduduki Israel.

Ketika Israel telah memvaksinasi warga Palestina di Yerusalem Timur, negara lain mengecam karena tidak memperluas kampanyenya ke wilayah Palestina lainnya.

Baca juga: Waspada Penipuan Vaksin Covid-19: Modus Minta Bayaran sampai Pura-pura Jadi Nakes

Juru bicara pemerintah Carlos Madero mengatakan Vaksin untuk Honduras akan diberikan kepada pekerja kesehatan yang berisiko terpapar virus corona, dan pesawat Angkatan Udara Honduras yang berada di Israel yang akan membawanya.

Negara Amerika Tengah itu tahun lalu mengikuti Amerika Serikat dalam mengisyaratkan niatnya untuk memindahkan kedutaannya di Israel ke Yerusalem, keuntungan diplomatik bagi Israel.

Israel menganggap semua Yerusalem sebagai ibu kotanya, meskipun itu tidak diakui oleh sebagian besar negara internasional.

Baca juga: Persediaan Vaksin Covid-19 di Jepang Terbatas, Suntikan untuk Lansia Ditunda


Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Global
Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Global
Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Global
Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Global
Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Global
KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

Global
KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

Global
53 Penumpang dalam Penerbangan dari India ke Hong Kong dinyatakan positif Covid-19

53 Penumpang dalam Penerbangan dari India ke Hong Kong dinyatakan positif Covid-19

Global
Darién Gap, Hutan Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia

Darién Gap, Hutan Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia

Global
Di Tengah Wabah Covid-19, Hukuman Mati di Negara Ini Meroket

Di Tengah Wabah Covid-19, Hukuman Mati di Negara Ini Meroket

Global
Model Ukraina yang Berpose Telanjang di Dubai Dideportasi, Dilarang Kembali selama 5 Tahun

Model Ukraina yang Berpose Telanjang di Dubai Dideportasi, Dilarang Kembali selama 5 Tahun

Global
Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Global
Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Global
Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Global
Rusia Pemerkan Pembuatan Awal Stasiun Luar Angkasanya Sendiri, Siap Luncur 2025

Rusia Pemerkan Pembuatan Awal Stasiun Luar Angkasanya Sendiri, Siap Luncur 2025

Global
komentar
Close Ads X