Peneliti Inggris Temukan Tes Covid-19 yang Bisa Memberi Hasil dalam Lima Menit

Kompas.com - 06/01/2021, 22:09 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

LONDON, KOMPAS.com - Para peneliti di University of Birmingham mengatakan mereka telah mengembangkan tes Covid-19 yang dapat memberikan hasil hanya dalam lima menit, melansir Daily Mail pada Rabu (6/1/2021).

Perkembangan tersebut, disebut sebagai yang pertama di dunia. Terobosan ini diharap dapat membantu menarik kembali penonton ke acara dan festival olahraga musim panas ini.

“Ini akan diuji sepenuhnya dan siap menjelang Paskah,” kata para ilmuwan yang terlibat dalam penelitian, yang juga seorang mahasiswa PHD.

Analisis lab menunjukkan tes tersebut setara dengan tes andal paling akurat yang sekarang beredar, namun dapat mengeluarkan hasil yang lebih cepat.

Baca juga: WHO Bakal Luncurkan 120 Juta Rapid Test Covid-19 ke Negara Miskin

Acara massal seperti Pesta Olahraga Persemakmuran Birmingham 2022 tahun depan, dan konser besar serta pertemuan olahraga akan sangat diuntungkan dari hasil uji ini.

Bahkan jika vaksin berhasil diluncurkan tahun ini, infeksi virus dan varian apa pun akan tetap ada selama bertahun-tahun yang akan datang.

Tes laboratorium dan analisis menunjukkan teknologi itu dapat mendeteksi virus dalam sampel RNA (yang seperti DNA ada di semua sel hidup), hanya dalam dua menit.

Teknologi tersebut sekarang akan digunakan untuk menguji ribuan sampel dalam beberapa minggu ke depan, untuk mengonfirmasi temuan. Kemudian persiapan dilakukan untuk digunakan masyarakat sebagai cara menemukan orang yang terinfeksi.

Teknologi yang dikembangkan juga dapat digunakan untuk menguji virus lain dengan cepat seperti flu, Ebola, dan akhirnya penyakit, termasuk kanker.

“Kami masih berjuang di NHS untuk dengan cepat membedakan apakah seseorang terkena flu, atau coronavirus, atau penyakit pernapasan lainnya, ini akan menyelesaikan masalah itu,” kata Profesor Beggs.

Halaman:
Baca tentang

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X