Inggris Kerahkan 10.000 Tes Virus Corona untuk 4.500 Lebih Pengemudi Truk di Pelabuhan Dover

Kompas.com - 26/12/2020, 11:15 WIB
Prancis dan Inggris membuka kembali perjalanan lintas-saluran pada Rabu (23/12/2020), tetapi London memperingatkan butuh waktu berhari-hari bagi ribuan truk yang diblokir di sekitar pelabuhan Dover untuk bergerak. AFP PHOTO/JUSTIN TALLISPrancis dan Inggris membuka kembali perjalanan lintas-saluran pada Rabu (23/12/2020), tetapi London memperingatkan butuh waktu berhari-hari bagi ribuan truk yang diblokir di sekitar pelabuhan Dover untuk bergerak.

LONDON, KOMPAS.com - Inggris kerahkan tim untuk melakukan 10.000 tes virus corona kepada 4.500 lebih pengemudi truk yang tertahan di pelabuhan Dover, Inggris yang ingin melintas di jembatan Channel.

Pada Jumat (25/12/2020), lebih dari 4.500 truk bermuatan besar tertahan selama berhari-hari di pelabuhan Dover, Inggris karena ingin melintasi Channel, seperti yang dilansir dari Reuters pada Sabtu (26/12/2020). 

Ribuan truk yang tertahan itu imbas dari pengetatan aturan perbatasan untuk merespons penyebaran varian baru virus corona di Inggris.

Baca juga: Pemerintah Inggris Konfirmasi Virus Corona Jenis Baru

Layanan feri antara pelabuhan Dover dan pelabuhan Calais, Perancis dibuka kembali pada Kamis (24/12/2020), mengakhiri blokade yang diberlakukan Perancis selama beberapa hari setelah penemuan varian virus korona baru di Inggris.

Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps mengatakan di Twitter pada Jumat (25/12/2020) bahwa lebih dari 10.000 tes virus corona telah dilakukan pada pengemudi truk.

Baca juga: Inggris Tawarkan Bantuan Vaksin Covid-19 untuk 3 Juta Warga Zimbabwe

Dari puluhan ribu tes tersebut 24 diantaranya yang dinyatakan positif virus corona.

"Lebih dari 4.500 HGV (kendaraan barang berat) telah dapat kembali melintasi Channel," kata Shapps.

Inggris mengerahkan pasukan tambahan untuk membantu membereskan antrean truk yang menunggu tes Covid-19 sebelum diizinkan naik feri lintas saluran.

Baca juga: AS Wajibkan Semua Penumpang Pesawat Negatif Covid-19 dari Inggris

Media Inggris mengatakan 800 tentara tambahan dikirim untuk mendukung 300 tentara yang sebelumnya telah dikerahkan.

Tentara memeriksa kendaraan dan dokumen pengemudi di pintu masuk pelabuhan.

Baca juga: Kasus Varian Baru Virus Corona di Inggris Terdeteksi Berasal dari Afrika Selatan

Dalam satu kasus, pejabat Perancis, yang berada di Dover turut membantu membereskan blokade, terlihat memberikan tes swab di hidung kepada pengemudi.

Pemerintah Perancis dan Inggris sepakat untuk mengakhiri blokade pada Selasa (29/12/2020), tetapi pihak berwenang Inggris mengatakan akan memakan waktu berhari-hari untuk membersihkan antrean panjang truk.

Baca juga: Inggris Terancam Kehabisan Pasokan Makanan Segar, Imbas Isolasi Varian Baru Covid-19 Negara Tetangga


Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X