Hampir Masuk Mesin Pencacah Sampah, Kucing Ini Diselamatkan dan Diangkat Jadi "Wakil Menteri"

Kompas.com - 26/12/2020, 11:04 WIB
Gulnara Rakhmatulina, Menteri Sumber Daya Alam dan Ekonomi wilayah Ulyanovsk, Rusia menggendong kucing yang diselamatkan dari mesin pencacah sampah. KEMENTERIAN SUMBER DAYA ALAM DAN EKONOMI WILAYAH ULYANOVSKGulnara Rakhmatulina, Menteri Sumber Daya Alam dan Ekonomi wilayah Ulyanovsk, Rusia menggendong kucing yang diselamatkan dari mesin pencacah sampah.

MOSKWA, KOMPAS.com - Seekor kucing diselamatkan dari tempat pengelolaan sampah di Rusia dan "diangkat" menjadi "wakil menteri sumber daya alam bidang fauna tidak resmi", lapor situs resmi Kementerian Sumber Daya Alam dan Ekonomi wilayah Ulyanovsk, Kamis (24/12/2020).

Melansir Moscow Times, berdasarkan rekaman kamera pengawas, seorang pekerja pengelola sampah, Mikhail Tukash menemukan kucing yang terbungkus karung dan menyelamatkannya sebelum masuk ke mesin pencacah.

Dokter hewan yang memeriksa kucing itu mengatakan bahwa kucing tersebut kondisinya baik, sehat dan cukup makan. Kemungkinan besar hewan piaraan.

Baca juga: Setelah UU Disahkan Kucing di Inggris Akan Wajib Dipasang Microchip

"Saya imbau kepada pemilih hewan piaraan, ingatlah bahwa kita bertanggung jawab atas hewan-hewan yang kita jinakkan. Jika Anda tidak bisa meninggalkan hewan Anda di rumah, Anda bisa memberikannya ke tempat penampungan," ujar Gulnara Rakhmatulina, Menteri Sumber Daya Alam dan Ekonomi wilayah Ulyanovsk, Rusia.

Gulnara juga memberikan apresiasinya kepada Tukash dan Direktur Pengelolaan Sampah. Mereka dianugerahi piagam ucapan terima kasih atas kerja keras dan kontribusi mereka terhadap pelestarian hewan.

Gulnara Rakhmatulina memberi piagam ucapan terima kasih sebagai penghargaan kepada Direktur tempat pengelolaan sampah di Ulyanovsk dan kepada salah satu petugas penyortir sampah, Mikhail Tukash karena telah menyelamatkan seekor kucing dari mesin pencacah.Kementerian Sumber Daya Alam dan Ekonomi Wilayah Ulyanovsk Rusia Gulnara Rakhmatulina memberi piagam ucapan terima kasih sebagai penghargaan kepada Direktur tempat pengelolaan sampah di Ulyanovsk dan kepada salah satu petugas penyortir sampah, Mikhail Tukash karena telah menyelamatkan seekor kucing dari mesin pencacah.

"Perusahaan telah menyelamatkan landak Afrika dan 2 kura-kura kuping merah sebelumnya," ujar Gulnara mengacu pada landak Afrika yang diselamatkan dan diberi nama Vezunka, yang berakar dari kata --vezuchnii, artinya beruntung--dalam bahasa Rusia.

Baca juga: Wanita Ini Hidup dengan 1.300 Anjing, 100 Kucing, dan 4 Kuda

Kucing itu juga akan diobati karena terserang kutu dan akan divaksinasi dalam waktu dekat.

Kisah tentang penyelamatan kucing itu dari mesin pencacah sampah mengundang empati dari banyak penduduk di wilayah itu. Oleh karenanya, Gulnara membuka kompetisi untuk memilih nama bagi kucing tersebut.

“Kucing itu tidak mengeong dan karungnya tidak bergerak,” kata Tukash kepada televisi lokal. “Saya perlu memotong karungnya untuk bisa memisahkan dari logam. Saya hanya melakukan pekerjaan saya. "

Direktur pabrik pengelola sampah mengatakan bahwa beberapa detik lagi, kucing itu bisa saja mati karena masuk mesin pencacah.

Baca juga: Kucing Peliharaan Hilang 3 Hari, Tiba-tiba Pulang Bawa Daftar Utang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

Global
21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

Global
St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

Global
Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Global
Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Global
Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Global
Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Global
Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Global
Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Global
Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Internasional
Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Global
[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

Internasional
Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Global
Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

Internasional
komentar
Close Ads X