Kasus Pertama Varian Baru Virus Corona telah Muncul di Perancis

Kompas.com - 26/12/2020, 09:32 WIB
Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. GETTY IMAGES via BBC INDONESIAVarian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia.

PARIS, KOMPAS.com - Di Perancis telah muncul kasus pertama dari varian baru virus corona yang sebelumnya telah menyebar di Inggris melalui warga yang pulang dari London.

Kemunculan kasus varian baru virus corona tersebut muncul ketika Perancis sedang mengalami peningakatan jumlah kasus infeksi dan kematian karena Covid-19.

Hal itu menyebabkan meningkatnya kekhawatiran warga terhadap gelombang baru Covid-19 yang bisa menghantam negara dengan ekonomi terbesar kedua Eropa tersebut.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona di Inggris Masuk ke Singapura Melalui Seorang Pelajar

Kementerian kesehatan Perancis mengatakan bahwa seorang warga negara pria yang baru pulang ke Perancis dari London telah dites positif terinfeksi varian baru virus corona, seperti yang dilansir dari Reuters pada Sabtu (26/12/2020).

Pihaknya mengatakan bahwa kasus varian baru virus corona dari warga pria itu menjadi yang pertama ditemukan di Perancis, tepatnya berada di kota Tours.

Baca juga: Kasus Varian Baru Virus Corona di Inggris Terdeteksi Berasal dari Afrika Selatan

Menurut laporan pria itu tiba dari London pada 19 Desember dan setelah dikonfirmasi terinfeksi varian baru virus corona, ia mengisolasi diri.

Kabar terakhir, pria itu dalam kondisi baik-baik saja, kata pihak kementerian kesehatan.

Perancis mencatat ada 20.262 kasus Covid-19 baru yang dikonfirmasi dan 159 kematian terkait lainnya di rumah sakit dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Inggris Terancam Kehabisan Pasokan Makanan Segar, Imbas Isolasi Varian Baru Covid-19 Negara Tetangga

Jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Perancis sekarang mencapai 2.547.771, sementara jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai 62.427, yang menjadi tertinggi ketujuh di dunia.

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan pada 14 Desember bahwa lonjakan kasus Covid-19 di Inggris mungkin terkait dengan varian baru virus di negara itu.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Masuk Jerman dari Penumpang Asal London

Hancock mengatakan lebih dari 1.000 kasus varian baru virus corona telah diidentifikasi, terutama di tenggara Inggris.

Negara-negara di seluruh dunia dalam beberapa hari terakhir menutup perbatasan mereka ke Inggris dan Afrika Selatan, setelah diidentifikasi kasus varian baru virus corona yang menyebar cepat di negara-negara tersebut.

Baca juga: Lawan Varian Baru Virus Corona, Vaksin yang Ada Sekarang Diklaim Tetap Efektif


Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X