Perempuan Berdaya: Akie Abe hingga Eleanor Roosevelt, Para Wanita Hebat Pendamping Pemimpin Dunia (1)

Kompas.com - 25/11/2020, 13:59 WIB
Akie Abe (kiri atas), Roman Tesfaye (tengah atas), Eleanor Roosevelt (kanan atas), Rula Ghani (kiri bawah), dan Christine Kaseba-Sata (kanan bawa), para ibu negara berpengaruh. Wikimedia CommonsAkie Abe (kiri atas), Roman Tesfaye (tengah atas), Eleanor Roosevelt (kanan atas), Rula Ghani (kiri bawah), dan Christine Kaseba-Sata (kanan bawa), para ibu negara berpengaruh.

KOMPAS.com - Di balik pria yang sukses, ada perempuan hebat di sampingnya, adalah pepatah yang menggambarkan keberadaan ibu negara dan seorang presiden atau perdana menteri, adalah sama pentingnya.

Seringkali ibu negara berperan untuk mengakomodir suara masyarakat yang termarjinalkan dari lingkungan politik dan sosial-budaya, seperti perempuan, anak-anak, serta para pengungsi. 

Kendati, setiap negara memiliki kebijakan dan padangan yang berbeda-beda tentang peran ibu negara, yang seringkali dikesampingkan.

Banyak negara yang tidak mengakui peran ibu negara secara resmi. Bahkan, peran aktifnya di depan publik dinilai janggal, seperti yang terjadi di Afghanistan

Oleh karenanya, dikatakan ibu negara memiliki peran yang unik dalam kepemimpinan di dalam negeri yang tidak kalah penting. 

Berikut para perempuan hebat dari Akie Abe hingga Eleanor Roosevelt yang mampu berdaya menjadi ibu negara yang memberikan pengaruh besar dalam kinerja sang suami atas nama kepentingan masyarakat umum.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Margaret E. Knight, Gadis Penemu Paper Bag di Tengah Keterbatasannya

1. Akie Abe

Akie Abe adalah istri dari Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. Sejak Abe menjabat jadi PM pada periode pertama (2006-2007) hingga periode terakhirnya (2012-2020), Akie telah ikut aktif menjadi tokoh bangsa dengan membangun citranya sendiri.

Kepribadiannya yang berkarisma dan seorang pengamat liberal, telah membuatnya sebagai pelengkap dari suaminya yang memiliki pandangan konservatif, menurut laporan yang dilansir dari Japan Times pada Juni 2016.

Di Jepang, ibu negara tidak memiliki status pemerintahan, sehingga Akie Abe tidak mendapatkan tugas resmi, maupun anggaran dan perlindungan khusus dari polisi.

Meski begitu, ia berusaha aktif berbagi pandangan yang luas tentang pemerintahan suaminya melalui media sosial.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Global
Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Global
Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Global
Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Global
[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

Global
Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Global
Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Global
Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Global
5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

Global
Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Global
Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Global
Trump Akan Pindah ke Rumah Baru Tepat Saat Joe Biden Dilantik

Trump Akan Pindah ke Rumah Baru Tepat Saat Joe Biden Dilantik

Global
Pemerintah Trump Lanjutkan Eksekusi Mati Saat Sisa Jabatan Tinggal Hitungan Hari

Pemerintah Trump Lanjutkan Eksekusi Mati Saat Sisa Jabatan Tinggal Hitungan Hari

Global
Pemimpin Mayoritas Senat Minta Politisi Republik Pakai “Hati Nurani” Saat Putuskan Pemakzulan Trump

Pemimpin Mayoritas Senat Minta Politisi Republik Pakai “Hati Nurani” Saat Putuskan Pemakzulan Trump

Global
Kerusuhan Capitol Hill Dirancang Sejak Jauh-jauh Hari, Polisi Kecolongan

Kerusuhan Capitol Hill Dirancang Sejak Jauh-jauh Hari, Polisi Kecolongan

Global
komentar
Close Ads X