Apa Jadinya Jika Trump Menolak Hengkang dari Gedung Putih?

Kompas.com - 11/11/2020, 15:31 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara di Gedung Putih, Kamis (5/11/2020). AP PHOTO/EVAN VUCCIPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara di Gedung Putih, Kamis (5/11/2020).

KOMPAS.com - Sepanjang 244 tahun sejarah berdirinya Amerika Serikat ( AS), belum pernah ada presiden yang menolak hengkang dari Gedung Putih setelah kalah pada pemilihan umum ( pemilu).

Peralihan kekuasaan secara tertib, sah, dan damai adalah salah satu keunggulan dalam demokrasi di AS.

Karenanya, ketika Donald Trump menyatakan dirinya menolak menerima kekalahan dari Joe Biden, tercipta situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya sekaligus meresahkan rakyat AS.

Para analis kemudian ditantang untuk menyusun sejumlah skenario yang sebelumnya tidak terpikir bakal terjadi.

Baca juga: Ikuti Trump, Melania Belum Undang Jill Biden dalam Tradisi Jamuan Minum Teh untuk Transisi Jabatan

Jauh dari usai

Trump sedang bermain golf di luar Washington DC tatkala sejumlah media arus utama AS memproyeksikan kemenangan Biden pada Sabtu (7/11/2020).

Sesaat kemudian tim kampanye Trump merilis pernyataan yang menegaskan bahwa pemilu jauh dari usai.

"Kita semua tahu Joe Biden terburu-buru tampil sebagai pemenang secara keliru, dan mengapa sekutu-sekutunya di media berupaya sangat keras membantunya: mereka tidak mau kebenaran diungkap," katanya dalam pernyataan.

"Fakta sederhananya adalah pemilu jauh dari usai," lanjut pernyataan tersebut, seraya mengindikasikan Trump akan terus menentang hasil pemilu melalui berbagai gugatan hukum dengan menuding terdapat kecurangan.

Konstitusi AS secara jelas menyatakan bahwa masa jabatan presiden berakhir pada tengah hari, 20 Januari 2021.

Baca juga: Masih Tolak Hasil Pilpres AS, Trump Salahkan Produsen Vaksin

Biden diproyeksikan menang di sejumlah negara bagian yang membuatnya dapat meraih 270 suara dalam sistem Electoral College. Dengan demikian, dia punya hak untuk menjabat presiden selama empat tahun mendatang.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jembatan Ambruk di Malaysia, 5 Orang Terjebak di Reruntuhan

Jembatan Ambruk di Malaysia, 5 Orang Terjebak di Reruntuhan

Global
Warga Korea Utara Kelaparan karena Aturan Covid-19 yang Ketat

Warga Korea Utara Kelaparan karena Aturan Covid-19 yang Ketat

Global
Melahirkan di Usia 64 Tahun, Anak Kembar dari Wanita Ini Diambil Negara

Melahirkan di Usia 64 Tahun, Anak Kembar dari Wanita Ini Diambil Negara

Global
Ada Ancaman Gedung Capitol Diterobos, DPR AS Batalkan Rapat

Ada Ancaman Gedung Capitol Diterobos, DPR AS Batalkan Rapat

Global
Protes Kudeta Militer di Myanmar Makin Besar, Ingatkan Peristiwa 1998 di Indonesia

Protes Kudeta Militer di Myanmar Makin Besar, Ingatkan Peristiwa 1998 di Indonesia

Global
Pria Ini Habiskan Rp 220 Juta Membuat Pulau Cinta demi Dapatkan Mantan Pacar, Berakhir Penolakan

Pria Ini Habiskan Rp 220 Juta Membuat Pulau Cinta demi Dapatkan Mantan Pacar, Berakhir Penolakan

Global
Kasus Kematian Harian Covid-19 Terparah Brasil, Nyaris 2000 Orang Meninggal dalam 24 Jam Terakhir

Kasus Kematian Harian Covid-19 Terparah Brasil, Nyaris 2000 Orang Meninggal dalam 24 Jam Terakhir

Global
Diblokir Facebook dan Instagram, Militer Myanmar Sampaikan Ancaman Kematian di TikTok

Diblokir Facebook dan Instagram, Militer Myanmar Sampaikan Ancaman Kematian di TikTok

Global
38 Orang Tewas dalam Demo Myanmar: Ini Mengerikan, Ini Pembantaian

38 Orang Tewas dalam Demo Myanmar: Ini Mengerikan, Ini Pembantaian

Global
Menolak Mundur, Militer Myanmar Nyatakan Siap Hadapi Sanksi dan Isolasi

Menolak Mundur, Militer Myanmar Nyatakan Siap Hadapi Sanksi dan Isolasi

Global
Gadis 19 Tahun Ini Ditembak Mati Saat Kenakan Kaus 'Segalanya Akan Baik-baik Saja'

Gadis 19 Tahun Ini Ditembak Mati Saat Kenakan Kaus "Segalanya Akan Baik-baik Saja"

Global
Ketegangan di Myanmar Semakin Tinggi, Hampir 40 Orang Tewas dalam Sehari

Ketegangan di Myanmar Semakin Tinggi, Hampir 40 Orang Tewas dalam Sehari

Global
Tentara Transgender Pertama Korea Selatan Ditemukan Tewas di Rumahnya

Tentara Transgender Pertama Korea Selatan Ditemukan Tewas di Rumahnya

Global
[POPULER GLOBAL] Begini Bentuk Muntahan Paus Senilai Rp 3,7 Miliar | 2 Pulau Ini Terpisah 3,8 Km tetapi Beda 21 Jam

[POPULER GLOBAL] Begini Bentuk Muntahan Paus Senilai Rp 3,7 Miliar | 2 Pulau Ini Terpisah 3,8 Km tetapi Beda 21 Jam

Global
Perempuan Berdaya: 10 Wanita Berpengaruh Korea Selatan dari Tokoh Sejarah hingga Idol Kpop

Perempuan Berdaya: 10 Wanita Berpengaruh Korea Selatan dari Tokoh Sejarah hingga Idol Kpop

Global
komentar
Close Ads X