Kompas.com - 10/11/2020, 10:39 WIB
Calon vaksin corona Covid-19 buatan Sinovac Biotech dipamerkan di China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) di Beijing, Minggu (6/9/2020). AFP/NOEL CELISCalon vaksin corona Covid-19 buatan Sinovac Biotech dipamerkan di China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) di Beijing, Minggu (6/9/2020).

BRASILIA, KOMPAS.com – Badan Pengawas Kesehatan Nasional Brasil (Anvisa) menghentikan uji klinis dari kandidat vaksin virus corona dari China, CoronaVac.

Pihaknya menyetop uji klinis tersebut karena disebut adanya peristiwa yang merugikan dan serius.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui pernyataan yang diunggah di situs webnya pada Senin (9/11/2020) malam waktu setempat sebagaimana dilansir dari ABC News.

Anvisa mengatakan dalam pernyataannya bahwa peristiwa yang mendorong penangguhan uji klinis CoronaVac terjadi pada 29 Oktober, tanpa merinci lebih lanjut yang terjadi pada saat itu.

“Dengan penghentian penelitian, tidak ada sukarelawan baru yang dapat divaksinasi,” kata pernyataan itu.

Baca juga: Vaksin Corona Racikan Pfizer dan BioNTech Diklaim 90 Persen Bisa Cegah Covid-19

Kandidat vaksin corona yang potensial tersebut dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi asalh China, Sinovac.

Di Brasil, CoronaVac akan didiproduksi oleh Butantan Institute yang dikelola oleh negara bagian Sao Paulo, Brasil.

Dalam sebuah pernyataan, Butantan Institute mengatakan pihaknya terkejut dengan keputusan Anvisa dan akan mengadakan konferensi pers pada Selasa (10/11/2020).

Penyuntikan CoronaVac telah memicu kontroversi di Brasil sebelumnya, di mana Presiden Brasil Jair Bolsonaro meragukan efektivitasnya.

Dia memicu kebingungan publik pada bulan lalu ketika secara terbuka menolak CoronaVac dengan mengatakan bahwa rakyat Brasil tidak bisa digunakan sebagai kelinci percobaan.

Baca juga: Perdana Menteri UEA Akhirnya Dapat Suntikan Vaksin Covid-19 dari Sinopharm China

Halaman:

Sumber ABC News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X