Korut Keluarkan Larangan Merokok di Tempat Umum, Padahal Kim Jong Un Perokok Berat

Kompas.com - 05/11/2020, 09:28 WIB
Selama dua bulan terakhir, foto Kim Jong Un sedang memegang rokok tak pernah muncul di media setempat. KCNA/BBCSelama dua bulan terakhir, foto Kim Jong Un sedang memegang rokok tak pernah muncul di media setempat.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Majelis Tertinggi Rakyat Korea Utara pada Rabu (4/11/2020) memperkenalkan aturan larangan merokok di sejumlah tempat umum.

Langkah tersebut diambil untuk Majelis Tertinggi Rakyat Korea Utara menyediakan “lingkungan hidup yang higienis" bagi warganya.

Pengumuman mengenai aturan larangan merokok tersebut dilaporkan oleh media resmi pemerintah Korea Utara, KCNA, pada Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Kim Jong Un Mulai Sering Tampil di Depan Publik, Bukti Kalahkan Covid-19?

KCNA mengutip pernyataan badan legislatif tersebut bahwa larangan merokok bertujuan untuk melindungi kehidupan dan kesehatan warga Korea Utara dengan memperketat kontrol hukum dan sosial atas produksi dan penjualan rokok.

Peraturan tersebut menetapkan bahwa merokok dilarang di tempat-tempat tertentu sebagaimana dilansir dari Reuters.

Tempat-tempat yang dimaksud seperti pusat pendidikan politik dan ideologi, teater, bioskop, serta fasilitas medis dan kesehatan umum.

Baca juga: Istri Kim Jong Un Tak Kelihatan Selama 9 Bulan, ke Mana Dia?

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un tersebut memilki tingkat perokok aktif yang cukup tinggi di dunia.

WHO melaporkan, pada 2013 sekitar 43,9 persen dari populasi prianya adalah perokok aktif 

Kim Jong Un sendiri dikenal sebagai perokok berat yang sering terlihat dengan sebatang rokok yang terapit di antara jarinya dalam foto-foto di media pemerintah.

Baca juga: Dekat dengan Kim Jong Un, Biden: Trump Berteman dengan Pemimpin Preman

Pada 2019, Kim Jong Un terlihat sedang istirahat sambil merokok di stasiun kereta api di kota Nanning, China.

Kala itu, Kim Jong Un hendak melakukan perjalanan ke Hanoi, Vietnam, untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Tokoh Partai NLD Myanmar Tewas di Tahanan, Diduga Disiksa

Seorang Tokoh Partai NLD Myanmar Tewas di Tahanan, Diduga Disiksa

Global
Meghan Markle Sebut Kerajaan Inggris Enggan Jadikan Anaknya Pangeran, Ini Sebabnya

Meghan Markle Sebut Kerajaan Inggris Enggan Jadikan Anaknya Pangeran, Ini Sebabnya

Global
Meghan Markle Sempat Berpikir untuk Bunuh Diri Saat Jadi Anggota Kerajaan Inggris

Meghan Markle Sempat Berpikir untuk Bunuh Diri Saat Jadi Anggota Kerajaan Inggris

Global
Diminta Rakyatnya Tinggalkan Jabatan, Presiden Paraguay Malah Minta Seluruh Menterinya Mundur

Diminta Rakyatnya Tinggalkan Jabatan, Presiden Paraguay Malah Minta Seluruh Menterinya Mundur

Global
Jelang Sidang Derek Chauvin Pembunuh George Floyd, Warga Datang Bawa Peti Mati

Jelang Sidang Derek Chauvin Pembunuh George Floyd, Warga Datang Bawa Peti Mati

Global
Gelar Misa Terakhir di Irak sebelum Pulang, Ini Ucapan Paus Fransiskus

Gelar Misa Terakhir di Irak sebelum Pulang, Ini Ucapan Paus Fransiskus

Global
Rakyat Swiss Izinkan Kelapa Sawit Indonesia Boleh Masuk

Rakyat Swiss Izinkan Kelapa Sawit Indonesia Boleh Masuk

Global
4 Ledakan Beruntun Mengguncang Sebuah Kamp Militer, 600 Orang Luka, 20 Tewas

4 Ledakan Beruntun Mengguncang Sebuah Kamp Militer, 600 Orang Luka, 20 Tewas

Global
Diserbu 10 Drone Houthi, Koalisi Arab Saudi Balas Serang Ibu Kota Yaman

Diserbu 10 Drone Houthi, Koalisi Arab Saudi Balas Serang Ibu Kota Yaman

Global
Arab Saudi Diserbu Drone Bersenjata Houthi, 10 Berhasil Dicegat

Arab Saudi Diserbu Drone Bersenjata Houthi, 10 Berhasil Dicegat

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Muntahan Paus Harganya Rp 3,7 Miliar | Hari Kudeta Myanmar Paling Berdarah

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Muntahan Paus Harganya Rp 3,7 Miliar | Hari Kudeta Myanmar Paling Berdarah

Global
China Nyatakan Kesediaan untuk Terlibat Redakan Situasi Myanmar

China Nyatakan Kesediaan untuk Terlibat Redakan Situasi Myanmar

Global
Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Global
Siswa Siap Kembali ke Kelas, Inggris Bagikan 57 Juta Alat Tes Covid-19 ke Sekolah

Siswa Siap Kembali ke Kelas, Inggris Bagikan 57 Juta Alat Tes Covid-19 ke Sekolah

Global
Meghan Tuding Kerajaan Inggris Umbar Kebohongan Soal Keluarganya dengan Pangeran Harry

Meghan Tuding Kerajaan Inggris Umbar Kebohongan Soal Keluarganya dengan Pangeran Harry

Global
komentar
Close Ads X