Khamenei: Hasil Pilpres AS Tak Akan Pengaruhi Kebijakan Iran terhadap Washington

Kompas.com - 05/11/2020, 08:43 WIB
Ayatollah Ali Khamenei DW/TasnimAyatollah Ali Khamenei

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada Selasa (3/11/2020) bahwa hasil pemilu presiden Amerika Serikat (AS) tidak akan berdampak pada kebijakan Teheran terhadap Washington.

"Kebijakan kami terhadap AS sudah diatur dengan jelas dan tidak dapat diubah seiring dengan pergerakan individual. Bukan hal berarti bagi kami siapa yang akan menang dan kalah," ujar Khamenei dalam pidato yang disiarkan melalui TV negara.

Melansir Arab News, Khamenei berbicara dalam momen peringatan penyitaan kedutaan besar AS di Teheran yang bertepatan dengan hari lahir Nabi Besar Umat Islam, Muhammad Saw.

Baca juga: Ali Khamenei: Dukungan Kartun Nabi Muhammad adalah Politik Pemerintah Perancis yang Kejam

"Serangan mahasiswa di sarang mata-mata ini cukup tepat dan bijak," ujar Khamenei, mengacu pada mahasiswa Islam radikal yang menyerbu kedutaan AS, menyandera 52 staf selama 444 hari. 

Sejak saat itu, tidak ada hubungan diplomatik AS-Iran.

Sementara itu, kembali soal pemilu Amerika, calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, telah berjanji untuk bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan enam kekuatan jika Iran kembali mematuhinya.

Pada tahun 2018, presiden Trump membatalkan kesepakatan itu yang menyetujui pencabutan sanksi keuangan internasional terhadap Iran jika negara itu membatasi program nuklirnya.

Iran mengikuti penolakan Washington dengan kemudian mengurangi kepatuhannya.

Baca juga: Pemimpin Agung Iran Khamenei Sebut UEA Pengkhianat Dunia Islam dan Palestina

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan kepada jaringan AS, CBS pada Senin lalu bahwa dia ingin AS bergabung kembali dengan perjanjian itu namun bukan berarti melakukan 'negosiasi ulang'.

Zarif mengatakan bahwa "pernyataan dari kubu Biden memang lebih menjanjikan" tetapi pihak Iran masih harus menunggu dan memantau.

Trump mengatakan dia ingin mencapai kesepakatan yang lebih luas yang juga akan membahas tentang program rudal Iran dan kegiatan regional.

Iran telah mengesampingkan negosiasi apa pun kecuali Washington mau terlebih dahulu kembali ke perjanjian tersebut.

Baca juga: Ali Khamenei untuk Pertama Kalinya Mengonfirmasi Iran Persenjatai Pejuang Palestina


Sumber Arab News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X