Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Balistik

Kompas.com - 22/04/2024, 14:31 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik sebagai rangkaian uji coba pada tahun ini.

Hal itu diungkapkan militer Korea Selatan pada Senin (22/4/2024). Menurutnya, rudal itu mengarah ke laut lepas pantai timur Korea Selatan.

"Korea Utara telah menembakkan rudal tak dikenal ke Laut Timur," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, mengacu pada perairan yang juga dikenal sebagai Laut Jepang.

Baca juga: Korea Utara Kembali Uji Coba Hulu Ledak Superbesar

Jepang juga mengonfirmasi peluncuran tersebut, dan Kementerian Pertahanan Jepang menduga rudal balistik diluncurkan dari Korea Utara, dalam sebuah postingan di media sosial X, dikutip dari AFP.

Sedangkan menurut penjaga pantai Jepang, rudal itu juga telah jatuh di lepas pantai tersebut.

Media Jepang termasuk lembaga penyiaran publik NHK melaporkan bahwa dugaan rudal tersebut jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang.

Situs spesialis yang berbasis di Seoul, NK News, mengatakan bahwa waktu penerbangan yang singkat, kemungkinan di bawah sepuluh menit, mengacu pada peluncuran yang melibatkan rudal balistik jarak pendek (SRBM) atau sistem peluncuran roket ganda (MLRS) 600 mm.

Peluncuran terbaru ini dilakukan setelah pengawasan sanksi PBB terhadap negara bersenjata nuklir tersebut dibatalkan bulan lalu oleh Rusia.

Sebelumnya, pada hari Jumat, Korea Utara menguji hulu ledak superbesar yang dirancang untuk rudal jelajah strategis.

Berbeda dengan uji coba rudal balistik, pengujian rudal jelajah tidak dilarang berdasarkan sanksi PBB terhadap Korea Utara.

Rudal jelajah cenderung berbahan bakar jet dan terbang pada ketinggian yang lebih rendah dibandingkan rudal balistik yang lebih canggih, sehingga lebih sulit dideteksi dan dicegat.

Tahun lalu, Korea Utara melakukan sejumlah uji coba rudal yang melanggar sanksi PBB sejak tahun 2006 dan meskipun ada peringatan dari Washington dan Seoul.

Baca juga: Kim Jong Un: Korea Utara Siap Perang jika Terprovokasi

Pyongyang mendeklarasikan dirinya sebagai negara senjata nuklir yang “tidak dapat diubah” pada tahun 2022.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Global
AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

Global
Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Global
3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

Global
Ekuador Perang Lawan Geng Narkoba, 7 Provinsi Keadaan Darurat

Ekuador Perang Lawan Geng Narkoba, 7 Provinsi Keadaan Darurat

Global
[POPULER GLOBAL] Identitas Penumpang Tewas Singapore Airlines | Fisikawan Rusia Dipenjara

[POPULER GLOBAL] Identitas Penumpang Tewas Singapore Airlines | Fisikawan Rusia Dipenjara

Global
Ukraina Kembali Serang Perbatasan dan Wilayahnya yang Diduduki Rusia

Ukraina Kembali Serang Perbatasan dan Wilayahnya yang Diduduki Rusia

Global
Singapore Airlines Turbulensi, Ini Nomor Hotline bagi Keluarga Penumpang

Singapore Airlines Turbulensi, Ini Nomor Hotline bagi Keluarga Penumpang

Global
Rusia Pulangkan 6 Anak Pengungsi ke Ukraina Usai Dimediasi Qatar

Rusia Pulangkan 6 Anak Pengungsi ke Ukraina Usai Dimediasi Qatar

Global
Fisikawan Rusia yang Kembangkan Rudal Hipersonik Dihukum 14 Tahun

Fisikawan Rusia yang Kembangkan Rudal Hipersonik Dihukum 14 Tahun

Global
Misteri Area 51: Konspirasi dan Fakta di Balik Pangkalan Militer Tersembunyi AS

Misteri Area 51: Konspirasi dan Fakta di Balik Pangkalan Militer Tersembunyi AS

Global
Kepala Politik Hamas Ucap Duka Mendalam pada Pemimpin Tertinggi Iran

Kepala Politik Hamas Ucap Duka Mendalam pada Pemimpin Tertinggi Iran

Global
Panas Ekstrem 47,4 Derajat Celcius, India Liburkan Sekolah Lebih Awal

Panas Ekstrem 47,4 Derajat Celcius, India Liburkan Sekolah Lebih Awal

Global
Israel Batal Sita Kamera Associated Press Setelah Panen Kecaman

Israel Batal Sita Kamera Associated Press Setelah Panen Kecaman

Global
Hari Ini, Irlandia dan Norwegia Akan Mengakui Negara Palestina Secara Resmi

Hari Ini, Irlandia dan Norwegia Akan Mengakui Negara Palestina Secara Resmi

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com