Perempuan Dalit: Kami Korban Kekerasan karena Miskin, dari Kasta Rendah

Kompas.com - 11/10/2020, 11:46 WIB
Seorang aktivis India berdebat dengan seorang petugas polisi sebelum ditahan oleh polisi selama protes di New Delhi, India, Rabu, 30 September 2020. Pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan sekelompok pria terhadap seorang gadis dari kasta terendah Dalit di India telah memicu kemarahan di seluruh dunia. Negara dengan beberapa politisi dan aktivis menuntut keadilan dan pengunjuk rasa berunjuk rasa di jalanan. AP/Altaf QadriSeorang aktivis India berdebat dengan seorang petugas polisi sebelum ditahan oleh polisi selama protes di New Delhi, India, Rabu, 30 September 2020. Pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan sekelompok pria terhadap seorang gadis dari kasta terendah Dalit di India telah memicu kemarahan di seluruh dunia. Negara dengan beberapa politisi dan aktivis menuntut keadilan dan pengunjuk rasa berunjuk rasa di jalanan.

NEW DELHI, KOMPAS.com - "Kami adalah korban kekerasan karena kami miskin, dari kasta rendah dan perempuan, sehingga kami direndahkan oleh semua orang," ujar seorang perempuan Dalit kepada peneliti Jayshree Mangubhai beberapa tahun lalu.

"Tak ada yang mau membantu atau buka suara tentang kami. Kami menghadapi banyak kekerasan seksual karena kami tidak memiliki kekuatan apapun," tutur perempuan itu seperti yang dilansir dari BBC Indonesia pada Minggu (11/10/2020).

Pekan lalu, dilaporkan seorang perempuan Dalit berusia 19 tahun diduga diperkosa secara beramai-ramai oleh sekelompok pria dari kasta yang lebih tinggi di negara bagian Uttar Pradesh. Perempuan muda itu akhirnya meninggal dunia.

Berita tersebut kembali menyoroti kekerasan seksual yang merajalela yang dihadapi oleh 80 juta perempuan Dalit di India, yang seperti rekan pria mereka, mendekam di bagian bawah hierarki kasta yang keras di India.

Perempuan-perempuan ini, yang merupakan 16 persen dari total populasi perempuan India, menghadapi "beban berganda" mulai dari bias gender, diskriminasi kasta, dan perampasan hak ekonomi.

Baca juga: Buntut Kasus Pemerkosaan Gadis Dalit, 5 Polisi India Diskors

"Perempuan Dalit tergolong kelompok paling tertindas di dunia," ujar Dr Suraj Yengde, penulis Caste Matters.

"Mereka adalah korban budaya, struktur dan institusi yang menindas, secara eksternal dan internal. Ini termanifestasi dalam kekerasan yang terus dialami oleh perempuan Dalit."

Buntut dari pemerkosaan dan pembunuhan baru-baru ini terhadap seorang perempuan di Hathras, Uttar Pradesh, yang diduga dilakukan oleh pria dari kasta atas, direspons seperti biasanya ketika seorang perempuan Dalit mendapat kekerasan seksual.

Polisi lambat memproses pengaduan, peneliti menanggapi dengan lambat, para pejabat meragukan ada pemerkosaan, ada sindiran yang tidak ada hubungannya dengan kasta, dan pihak berwenang tampak memihak pelaku kekerasan dari kasta atas.

Bahkan, beberapa media, dari ruang redaksi yang didominasi jurnalis dari kasta atas, mempertanyakan mengapa kekerasan seksual harus dikaitkan dengan kasta.

Baca juga: Gadis Kasta Dalit Tewas Diperkosa, Aktivis yang Berunjuk Rasa Ditangkap Aparat India

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X