Debat Kedua Capres AS Trump dan Joe Biden Dibatalkan

Kompas.com - 10/10/2020, 17:26 WIB
Calon Presiden Partai Republik Presiden Petahana Donald Trump berdebat dengan Calon Presiden Partai Demokrat mantan Wakil Presiden Joe Biden di kampus Universitas Case Western Reserve, Cleveland, Ohio, Selasa malam (29/09/2020)  AFP via GETTY IMAGESCalon Presiden Partai Republik Presiden Petahana Donald Trump berdebat dengan Calon Presiden Partai Demokrat mantan Wakil Presiden Joe Biden di kampus Universitas Case Western Reserve, Cleveland, Ohio, Selasa malam (29/09/2020)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Komisi Debat Kepresidenan AS menyatakan, debat kedua capres antara petahana Donald Trump dan Joe Biden dibatalkan.

Debat kedua itu pun sedianya bakal berlangsung di Adrienne Arsht Center for the Performing Arts pada Kamis pekan depan (15/10/2020) pukul 21.00 waktu setempat.

Pihak penyelenggara menerangkan, mereka terpaksa membatalkan debat kedua capres AS ini karena Trump tak ingin menggelar secara virtual karena terpapar Covid-19.

Baca juga: Debat Lanjutan Capres AS Trump Vs Biden Masih Belum Pasti

Pembatalan itu merupakan puncak dari perdebatan alot antara komisi debat (CPD) dengan perwakilan baik dari petahana maupun Joe Biden.

Karena itu, debat ketiga yang bakal diselenggarakan pada 22 Oktober di Universitas Belmont, Nashville, Tennesse, bakal jadi pertemuan pamungkas keduanya.

"Sangat jelas bahwa tidak akan ada debat pada 15 Oktober, dan CPD bakal mengalihkan fokusnya untuk mempersiapkan jadwal terakhir di 22 Oktober," terang komisi.

Awalnya pada Kamis (8/10/2020), CPD yang ditopang oleh pakar dari kesehatan mengumumkan agenda kedua akan dihelat secara virtual.

Penyebabnya seperti dilansir CNN Jumat (9/10/2020), Trump menderita Covid-19 pada pekan lalu, dan sempat dirawat selama tiga hari.

Kubu presiden menolaknya. Mereka berkilah, menggelar adu argumen dari tempat terpisah bakal membuat publik bertanya-tanya.

Baca juga: Trump yang Positif Covid-19, Tolak Model Virtual untuk Debat Kedua dengan Joe Biden

Sebaliknya, Biden melalui juru bicaranya mengatakan mereka menerima usulan dari CPD. Namun mengaku sudah memikirkan cara lain karena presiden menolak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan Terjadi di Belanda karena Pembatasan Jam Malam akibat Covid-19

Kerusuhan Terjadi di Belanda karena Pembatasan Jam Malam akibat Covid-19

Global
Selangkah Menuju Sidang Pemakzulan Trump, DPR Kirimkan Artikel Pemakzulan ke Senat

Selangkah Menuju Sidang Pemakzulan Trump, DPR Kirimkan Artikel Pemakzulan ke Senat

Global
Donald Trump Buka Kantor Pribadi Upaya Terus Lancarkan 'Agenda Pemerintahannya'

Donald Trump Buka Kantor Pribadi Upaya Terus Lancarkan "Agenda Pemerintahannya"

Global
6 Hari Menjabat, Berikut Daftar Lengkap Kebijakan Eksekutif Biden

6 Hari Menjabat, Berikut Daftar Lengkap Kebijakan Eksekutif Biden

Global
Champ dan Major Akhirnya Susul Keluarga Biden Tinggal di Gedung Putih

Champ dan Major Akhirnya Susul Keluarga Biden Tinggal di Gedung Putih

Global
Sedikitnya Lima Orang Terluka Setelah Kendaraan Menabrak Beberapa Pejalan Kaki

Sedikitnya Lima Orang Terluka Setelah Kendaraan Menabrak Beberapa Pejalan Kaki

Global
Vaksin Moderna Disebut Para Ilmuwan Bekerja terhadap Varian Baru Virus Corona

Vaksin Moderna Disebut Para Ilmuwan Bekerja terhadap Varian Baru Virus Corona

Global
[POPULER GLOBAL] Istri Tusuk Suami Dikira Selingkuh, Ternyata Foto Lama Mereka | China Geram AS Sering Kirim Kapal ke Laut China Selatan

[POPULER GLOBAL] Istri Tusuk Suami Dikira Selingkuh, Ternyata Foto Lama Mereka | China Geram AS Sering Kirim Kapal ke Laut China Selatan

Global
Argentina Sahkan UU Aborsi

Argentina Sahkan UU Aborsi

Global
Australia Setujui Vaksin Pfizer, Begini Proses Vaksinasinya...

Australia Setujui Vaksin Pfizer, Begini Proses Vaksinasinya...

Global
Jerman Rayakan 1.700 Tahun Sejarah Kehidupan Yahudi

Jerman Rayakan 1.700 Tahun Sejarah Kehidupan Yahudi

Global
Putin Bantah Miliki Istana Mewah Dekat Laut Hitam seperti yang Dituduhkan Navalny

Putin Bantah Miliki Istana Mewah Dekat Laut Hitam seperti yang Dituduhkan Navalny

Global
Aktivis Anti-korupsi: Pemerintah Rusia Benar-benar Takut Demo Pendukung Navalny

Aktivis Anti-korupsi: Pemerintah Rusia Benar-benar Takut Demo Pendukung Navalny

Global
Spanduk Olok-olok Donald Trump Terbang di Atas Langit Mar-a-Lago

Spanduk Olok-olok Donald Trump Terbang di Atas Langit Mar-a-Lago

Global
Demonstran Rusia Bawa Celana Dalam Biru dan Sikat WC Sebagai Simbol, Ini Maknanya

Demonstran Rusia Bawa Celana Dalam Biru dan Sikat WC Sebagai Simbol, Ini Maknanya

Global
komentar
Close Ads X