Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Beri Dukungan pada Trump

Kompas.com - 27/09/2020, 20:03 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di Minden-Tahoe Airport di Minden, Nevada, Sabtu (12/9/2020). AP PHOTO/ANDREW HARNIKPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di Minden-Tahoe Airport di Minden, Nevada, Sabtu (12/9/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com  - Ribuan orang memadati National Mall di pusat kota Washington DC pada Sabtu kemarin (26/9/2020) untuk berdoa bersama dan memberi dukungan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pawai itu membentang dari Lincoln Memorial sampai US Capitol dan dilakukan beberapa jam sebelum Trump mengumumkan calon hakim agung AS pengganti mendiang Ruth Bader Ginsburg yang meninggal karena kanker.

Melansir Associated Press (AP), hanya sedikit dari pendukung Trump itu yang memakai masker. Beberapa pendukung bahkan memakai topi merah bertuliskan "Mari Buat Amerika Kembali pada Ajaran Tuhan Lagi" dengan tulisan kapital TRUMP berwarna biru tua.

Baca juga: Trump Resmi Calonkan Barrett Jadi Hakim Agung AS, Biden: Itu Ancaman Bagi Obamacare

Sementara itu, wakil presiden Mike Pence berbicara dari tangga gedung Lincoln Memorial, menyampaikan "salam dan terima kasih" dari Presiden Trump.

Pence juga meminta massa untuk berdoa bagi calon Hakim Agung yang baru, yang dipilih Trump agar memberi keuntungan bagi kaum Konservatif Amerika, Amy Coney Barrett.

Pawai itu diorganisir oleh Pendeta Franklin Graham, seorang Evangelis Konservatif terkemuka sekaligus pendukung Trump. Sementara sisanya, kebanyakan mahasiswa universitas Liberty di Virginia.

Baca juga: Trump: Debat dengan Joe Biden seperti Laga UFC

Sesudah pawai itu, Trump mengumumkan secara resmi tentang pilihannya untuk mengisi posisi Hakim Agung AS yang kosong setelah kematian Ruth Bader Ginsburg.

Di Rose Garden, Gedung Putih, Trump akhirnya mengumumkan secara resmi bahwa pilihannya, Amy Coney Barrett adalah yang paling tepat untuk mengisi posisi kosong Hakim Agung AS.

Pemilihan itu berpotensi menggoyahkan keseimbangan pengadilan tertinggi AS dengan dukungan lebih terhadap kaum konservatif selama bertahun-tahun yang akan datang.

Baca juga: Kalau Kalah, Bisakah Trump Tolak Hasil Pemilu AS? Begini Aturannya...

Meski Trump sempat menghormati mendiang Ginsburg dengan menyebutnya 'Legend', Barret disebut Trump sebagai sosok pakar hukum yang punya "loyalitas" kuat terhadap Konstitusi.

“Ini (Barrett) adalah nominasi ketiga saya setelah Hakim (Neil) Gorsuch dan Hakim (Brett M) Kavanaugh, dan ini merupakan momen yang sangat membanggakan,” kata Trump di Rose Garden, Gedung Putih yang dihadiri lebih dari 150 orang.

"Saya telah memperhatikan dan mempelajari dan Anda sangat punya kualifikasi untuk posisi ini. Anda akan menjadi sangat fantastis," ungkap Trump kepada Hakim Barrett.

Di dalam kesempatan itu, Trump juga mendesak agar Pihak Demokrat menghargai pilihannya.

Baca juga: Meghan Isyaratkan Pilih Biden, Trump: Saya Bukan Penggemarnya


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Orang Tuanya Meninggal, 2 Anak Ini Terlantar 3 Hari di Rumah | Berkat Tombol 'Mute' Debat Trump-Biden Lebih Tertib

[POPULER GLOBAL] Orang Tuanya Meninggal, 2 Anak Ini Terlantar 3 Hari di Rumah | Berkat Tombol "Mute" Debat Trump-Biden Lebih Tertib

Global
7 Bulan Terisolasi di Panti Jompo, Nenek Ini Memohon dapat Bertemu Keluarga Sebelum Meninggal

7 Bulan Terisolasi di Panti Jompo, Nenek Ini Memohon dapat Bertemu Keluarga Sebelum Meninggal

Global
Balas Dendam Diceraikan Suami, Istri Tega Buang 2 Anaknya ke Sungai sampai Tewas

Balas Dendam Diceraikan Suami, Istri Tega Buang 2 Anaknya ke Sungai sampai Tewas

Global
Jusuf Kalla Bertemu Paus Fransiskus, Ini yang Dibahas Selama 70 Menit

Jusuf Kalla Bertemu Paus Fransiskus, Ini yang Dibahas Selama 70 Menit

Global
Ribuan Foto Wanita Bugil Hasil Editan Beredar di Internet, Pakaiannya Dihapus dengan AI

Ribuan Foto Wanita Bugil Hasil Editan Beredar di Internet, Pakaiannya Dihapus dengan AI

Global
Anak Ditinggal 3 Hari di Rumah Ternyata Orang Tuanya Meninggal

Anak Ditinggal 3 Hari di Rumah Ternyata Orang Tuanya Meninggal

Global
Menlu AS ke Jakarta, Pengamat: Untuk Dekati Indonesia Tangkal Pengaruh China

Menlu AS ke Jakarta, Pengamat: Untuk Dekati Indonesia Tangkal Pengaruh China

Global
Menikmati Kerja, 3 WNI di Australia Belum Pensiun di Usia 70 Tahun

Menikmati Kerja, 3 WNI di Australia Belum Pensiun di Usia 70 Tahun

Global
Saad Hariri jadi Perdana Menteri Lebanon Lagi untuk Bentuk Kabinet Reformasi

Saad Hariri jadi Perdana Menteri Lebanon Lagi untuk Bentuk Kabinet Reformasi

Global
Ucapan Paus Fransiskus Soal Ikatan Sipil Sesama Jenis Tuai Kontroversi Dunia

Ucapan Paus Fransiskus Soal Ikatan Sipil Sesama Jenis Tuai Kontroversi Dunia

Global
Putin: Korban Tewas Perang Azerbaijan-Armenia Hampir 5.000 Orang

Putin: Korban Tewas Perang Azerbaijan-Armenia Hampir 5.000 Orang

Global
Campuri Pilpres AS, Sejumlah Entitas Iran Kena Sanksi

Campuri Pilpres AS, Sejumlah Entitas Iran Kena Sanksi

Global
China Izinkan Lansia 70 Tahun ke Atas Ajukan Pembuatan SIM

China Izinkan Lansia 70 Tahun ke Atas Ajukan Pembuatan SIM

Global
Diguncang Kemelut Politik, PM Malaysia Akan Terapkan Darurat Nasional

Diguncang Kemelut Politik, PM Malaysia Akan Terapkan Darurat Nasional

Global
Menlu AS Mike Pompeo Akan Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Menlu AS Mike Pompeo Akan Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Global
komentar
Close Ads X