Kecelakaan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 16 Orang

Kompas.com - 27/09/2020, 18:43 WIB
Ilustrasi tambang KOMPAS/ADHITYA RAMADHANIlustrasi tambang

BEIJING, KOMPAS.com - Enam belas pekerja terbunuh di tambang batu bara di barat daya China karena kandungan karbon monoksida yang sangat tinggi.

Melansir Al Jazeera pada Minggu (27/9/2020), sebanyak 17 orang terjebak di tambang yang terletak persis di luar kota Chongqing, China.

Setelah diselamatkan dari tambang, 1 orang menunjukkan masih bernapas dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Ada Jenazah di Dalam Toilet, Pesawat Air China Mendarat Darurat

Sementara 16 orang lainnya, tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, kata pemerintah kota Chongqing dalam sebuah unggahan media sosialnya pada Minggu.

Lembaga penyiaran negara, CCTV, mengatakan para dokter berjuang untuk menyelamatkan nyawa satu orang yang selamat tersebut.

Baca juga: Hilang 8 Bulan Saat Laporkan Covid-19 di Wuhan, Jurnalis Ini Ternyata Diawasi China

Kantor berita negara, Xinhua, mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi karena bahaya karbon monoksida meningkat, yang dihasilkan setelah conveyor belts terbakar.

Saat ini, investigasi terhadap insiden itu sedang dilakukan oleh pihak berwenang, tambahnya.

Insiden terjadi di Fasilitas Tambang Batubara Songzao, yang dimiliki oleh perusahaan energi negara, Chongqing Energy, menurut kantor berita AFP.

Baca juga: Sebut Wanita Diperkosa karena Sulit Tahan Godaan, Universitas di China Dikecam

Menurut laporan, kecelakaan pertambangan sering terjadi di China, di mana industri memiliki catatan keselamatan yang buruk dan peraturan seringkali dilanggar.

Sedikitnya 14 pekerja tewas dalam ledakan batu bara dan gas di sebuah tambang di provinsi Guizhou barat daya, pada Desember 2019.

Baca juga: Terkuak Laporan China Hancurkan Ribuan Masjid di Xinjiang

Pada Desember 2018, 7 penambang tewas di Chongqing setelah segmen penghubung loncatan rusak dan jatuh dari poros.

Pada Oktober tahun yang sama, 21 penambang tewas di provinsi Shandong timur, setelah tekanan di dalam tambang menyebabkan batu patah dan pecah, menghalangi terowongan dan menjebak para pekerja.

Hanya satu penambang yang berhasil diselamatkan hidup-hidup, saat itu.

Baca juga: Ketahuan Bocorkan Rahasia Militer China ke Keluarga dan Teman Game Online, Seorang Prajurit Dipecat


Sumber Aljazeera
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X