[POPULER GLOBAL] Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19 | "Nasionalisme Vaksin" Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

Kompas.com - 18/09/2020, 06:11 WIB
Ilustrasi vaksin corona. Vaksin virus corona yang dikembangkan Rusia, Sputnik V diragukan ilmuwan Barat, terkait data keamanan vaksin yang dikembangkan untuk mencegah Covid-19. SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin corona. Vaksin virus corona yang dikembangkan Rusia, Sputnik V diragukan ilmuwan Barat, terkait data keamanan vaksin yang dikembangkan untuk mencegah Covid-19.

Dan, mengutip Stuff, sejauh ini sebanyak 172 negara termasuk Australia telah menandatangani inisiatif tersebut.

Baca juga: Nasionalisme Vaksin Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

3. Diperkosa Kemudian Dinikahi Gurunya, Pria Ini Ungkap Momen Terakhir Istrinya Sebelum Meninggal

Seorang pria yang diperkosa guru saat remaja sebelum mereka menikah mengungkapkan momen terakhir si istri sebelum meninggal.

Mary Kay Letourneau, yang wafat pada Juli, berusia 34 tahun dan ibu dari empat anak saat dia berhubungan seks dengan Vili Fualaau pada 1996, saat dia berumur 12 tahun.

Skandal antara guru dan murid itu kemudian menghiasi pemberitaan media Amerika Serikat (AS) di akhir 1990-an, di mana peristiwa itu sempat menjadi film.

Baca juga: Diperkosa Kemudian Dinikahi Gurunya, Pria Ini Ungkap Momen Terakhir Istrinya Sebelum Meninggal

4. Korea Utara Suntikan Propaganda ke Anak Prasekolah Selama 90 Menit Setiap Hari

Korea Utara menggencarkan propaganda untuk diajarkan kepada anak-anak prasekolah, memaksa siswa menghabiskan 90 menit mereka di sekolah untuk belajar tentang Kim Jong Un di bawah perintah baru yang diturunkan oleh Kim Yo Jong.

Melansir Daily Mail pada Rabu (16/9/2020), anak-anak prasekolah di Korea Utara mendapatkan kurikulum baru yang berisi propaganda tentang Kim Jong Un dan 2 pemimpin pendahulunya.

Kurikulum tersebut menjadi " Pendidikan Kebesaran" yang berlangsung selama 1,5 jam dari 3 jam waktu yang dihabiskan anak-anak prasekolah di kelas.

Baca juga: Korea Utara Suntikan Propaganda ke Anak Prasekolah Selama 90 Menit Setiap Hari

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X