Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

[POPULER GLOBAL] Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19 | "Nasionalisme Vaksin" Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

KOMPAS.com - Berita terpopuler dari kanal global adalah berita tentang negara-negara kaya yang sudah memborong lebih dari setengah calon vaksin Covid-19.

Selanjutnya, berita tentang dampak "nasionalisme vaksin" terhadap COVAX. Berikut berita populer global selengkapnya.

1. Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19

Sekelompok negara kaya, mewakili 13 persen populasi dunia, dilaporkan memborong lebih dari separuh calon vaksin Covid-19.

Kabar itu berdasarkan laporan organisasi non-pemerintah Oxfam yang menganalisa data yang sudah dikumpulkan oleh perusahaan analisa, Airfinity.

Oxfam membuat data itu setelah meneliti kesepakatan yang dibuat perusahaan farmasi atas lima kandidat vaksin yang sudah memasuji uji coba tahap akhir.

2. "Nasionalisme Vaksin" Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

Setelah Covid-19 dinyatakan sebagai penyakit darurat kesehatan dan wabah internasional pada 30 Januari, para ilmuwan mulai meneliti dan mengerjakan vaksin.

Meski negara-negara kaya menggaungkan ' nasionalisme vaksin' yang semakin menjadi perhatian, beberapa organisasi internasional termasuk WHO justru memberikan dukungan mereka untuk Covid-19 Global Access (COVAX).

Hal itu mendorong negara-negara lain menandatangani kesepakatan yang telah dirancang untuk menyediakan 2 miliar dosis vaksin pada akhir tahun 2021.

Dan, mengutip Stuff, sejauh ini sebanyak 172 negara termasuk Australia telah menandatangani inisiatif tersebut.

3. Diperkosa Kemudian Dinikahi Gurunya, Pria Ini Ungkap Momen Terakhir Istrinya Sebelum Meninggal

Seorang pria yang diperkosa guru saat remaja sebelum mereka menikah mengungkapkan momen terakhir si istri sebelum meninggal.

Mary Kay Letourneau, yang wafat pada Juli, berusia 34 tahun dan ibu dari empat anak saat dia berhubungan seks dengan Vili Fualaau pada 1996, saat dia berumur 12 tahun.

Skandal antara guru dan murid itu kemudian menghiasi pemberitaan media Amerika Serikat (AS) di akhir 1990-an, di mana peristiwa itu sempat menjadi film.

4. Korea Utara Suntikan Propaganda ke Anak Prasekolah Selama 90 Menit Setiap Hari

Korea Utara menggencarkan propaganda untuk diajarkan kepada anak-anak prasekolah, memaksa siswa menghabiskan 90 menit mereka di sekolah untuk belajar tentang Kim Jong Un di bawah perintah baru yang diturunkan oleh Kim Yo Jong.

Melansir Daily Mail pada Rabu (16/9/2020), anak-anak prasekolah di Korea Utara mendapatkan kurikulum baru yang berisi propaganda tentang Kim Jong Un dan 2 pemimpin pendahulunya.

Kurikulum tersebut menjadi " Pendidikan Kebesaran" yang berlangsung selama 1,5 jam dari 3 jam waktu yang dihabiskan anak-anak prasekolah di kelas.

https://www.kompas.com/global/read/2020/09/18/061125270/populer-global-negara-kaya-disebut-sudah-borong-lebih-dari-setengah-calon

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke