"Memangnya, Siapa yang Mau Pergi ke India?" Sindir Netizen China soal Aturan Visa India

Kompas.com - 12/09/2020, 11:24 WIB
Anggota Dewan Negara China dan Menteri Luar Negeri Wang Yi (kanan) bertemu dengan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar di sela-sela pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri Shanghai Cooperation Organization di Moskwa, Rusia, pada 10 September 2020. Xinhua via Global TimesAnggota Dewan Negara China dan Menteri Luar Negeri Wang Yi (kanan) bertemu dengan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar di sela-sela pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri Shanghai Cooperation Organization di Moskwa, Rusia, pada 10 September 2020.

BEIJING, KOMPAS.com - Netizen China sekali lagi merasakan 'ketidakramahan' pemerintah India di tengah ketegangan perbatasan China-India dan wabah virus corona.

Dikutip Global Times, Jumat (12/9/2020) pemerintah India kini telah membuat serangkaian aturan visa baru terkait warga China.

Menurut India Times, China termasuk dalam "Negara-negara Kategori Rujukan Sebelumnya" bersama dengan 33 negara lain seperti Iran, Bangladesh, Afghanistan dan Pakistan yang warganya tidak bisa punya visa turis untuk beberapa kali dalam jangka waktu 5 tahun.

Baca juga: Konflik Perbatasan China-India Berkepanjangan, Panglima India: Bisa Selesai dengan Pembicaraan

Kementerian Dalam Negeri India telah memberlakukan ketentuan khusus untuk orang-orang China yang memiliki visa bisnis, termasuk melaporkan kepada otoritas pendaftaran orang asing.

Meskipun media India mengatakan ketentuan itu dibuat untuk beradaptasi dengan situasi di tengah Covid-19, beberapa pengamat mengatakan tidak masuk akal bagi negara yang terdampak pandemi paling parah seperti India untuk memberlakukan pembatasan visa kepada orang-orang dari China, negara teraman di dunia di tengah pandemi versi Global Times.

Langkah India telah menarik banyak perhatian online, dengan lebih dari 250 juta penayangan di Sina Weibo sebuah media sosial China.

Baca juga: Buntut Konflik Panjang dengan AS, Begini Nasib TikTok Sekarang

Dan banyak netizen yang mengatakan India bukan tujuan yang menarik bagi turis China karena sanitasi yang buruk dan tatanan sosial yang kacau.

Dalam jajak pendapat online yang diluncurkan pada Kamis malam oleh selebritas online bertajuk "Adakah orang [China] yang ingin mengunjungi India,".

Dari jajak pendapat itu, sebanyak 162.000 netizen China memilih jawaban "Tidak," sementara 3.300 lain mengatakan "tergantung," dan 3.300 netizen lainnya memilih "Ya, "mulai pukul 13.00 Jumat kemarin (11/9/2020).

"Langkah India sebenarnya adalah perlindungan bagi rakyat China, terutama di tengah pandemi Covid-19," seorang pengguna internet mengejek di Weibo.

Baca juga: Konflik China-India, 2 Negara Berlomba Bangun Infrastruktur di Perbatasan Himalaya yang Jadi Sengketa

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X