Konflik Perbatasan China-India Berkepanjangan, Panglima India: Bisa Selesai dengan Pembicaraan

Kompas.com - 04/09/2020, 14:31 WIB
Kendaraan militer India beriringan di jalan menuju Ladakh, di distrik Ganderbal, Gagangeer, Kashmir, pada 18 Juni 2020. REUTERS/DANISH ISMAILKendaraan militer India beriringan di jalan menuju Ladakh, di distrik Ganderbal, Gagangeer, Kashmir, pada 18 Juni 2020.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Panglima militer India Jenderal Manoj Mukund Naravane meyakini bahwa pertikaian perbatasan yang sedang berlangsung antara India dengan China di Himalaya barat dapat diselesaikan melalui pembicaraan.

Hal itu diungkapkan Naravane pada Jumat (4/9/2020) sebagaimana dilansir dari Reuters.

"Kami yakin bahwa masalah tersebut dapat diselesaikan sepenuhnya melalui pembicaraan," kata Naravane kepada ANI selama kunjungan ke wilayah Ladakh.

Di wilayah tersebut, pasukan dari Negeri “Anak Benua” dan Negeri “Panda” disiagakan selama berbulan-bulan.

Baca juga: Facebook Tutup Akun Politisi India yang Sebarkan Ujaran Kebencian terhadap Rohingya

"Situasi di sepanjang LAC sedikit tegang," kata Naravane, mengacu pada Garis Kontrol Aktual, perbatasan de facto.

Diwartakan sebelumnya, India memblokir 118 aplikasi telepon pintar dari China setelah sebelumnya memblokir TikTok dan banyak aplikasi lain.

Langkah tersebut diambil India di tengah ketegangan kedua negara yang semakin meningkat sebagaimana dilansir dari BBC, Rabu (2/9/2020).

Dalam aplikasi yang diblokir tersebut terdapat sejumlah aplikasi populer seperti PUBG Mobile dan WeChat Work.

Baca juga: Setelah TikTok, India Blokir PUBG dan 118 Aplikasi Lain dari China

Sebelumnya, India telah melarang 59 aplikasi dari China, termasuk TikTok, karena masalah keamanan nasional.

Pemblokiran itu dilakukan di tengah peningkatan ketegangan antara China dengan India di sepanjang perbatasan Himalaya yang disengketakan.

Baik India dan China mengerahkan lebih banyak pasukan ke wilayah Ladakh pada Juni dan bentrokan telah menyebabkan sedikitnya 20 tentara India tewas.

Citra satelit menunjukkan kemungkinan China telah membangun fasilitas baru yang menghadap ke wilayah perbatasan Himalaya.

Baca juga: Pasukan Khusus India Tewas dalam Bentrok Perbatasan dengan Tentara China


Sumber BBC,Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X