Tikam PNS hingga Tewas, Pegulat Nasional Divonis Hukuman Mati

Kompas.com - 04/09/2020, 13:12 WIB
Ilustrasi pengadilan. ThinkstockIlustrasi pengadilan.

Namun laporan-laporan yang diterbitkan di luar negeri mengatakan, Afkari (27) dipaksa mengakui perbuatannya karena disiksa, dan mendorong kampanye online untuk menuntut pembebasannya.

Mizan pada Rabu (2/9/2020) membantah tuduhan itu.

Menurut Hassan Younessi pengacara Afkari, putusan itu sudah disetujui Mahkamah Agung Iran dan tidak bisa diajukan banding.

Baca juga: Dipenjara Lagi, Musisi Iran Ini Tidak Kapok Hadirkan Penari dan Penyanyi Wanita dalam Proyeknya

Akan tetapi ia akan mengajukan persidangan ulang berdasarkan informasi baru, lapor YJC yang dikutip kantor berita AFP.

Pengacara itu melanjutkan, putusan dibuat tanpa bukti yang diajukan ke pengadilan, meski Mizan mengatakan video CCTV telah mengidentifikasi Afkari sebagai pelaku.

Amnesty International kelompok hak asasi yang berbasis di London melaporkan, Iran telah mengeksekusi sedikitnya 251 orang tahun lalu.

Jumlah itu adalah yang tertinggi kedua di dunia setelah China.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Pakai iPhone untuk Kirim Twit Seruan Berhenti Impor Produk AS

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Para Pengusaha yang Untung Besar Selama Pandemi Virus Corona

Ini Para Pengusaha yang Untung Besar Selama Pandemi Virus Corona

Global
Ceritakan Realitas Kondisi Wuhan Sejak Dilanda Pandemi Covid-19, Wanita Ini Dikritik Tidak Nasionalis

Ceritakan Realitas Kondisi Wuhan Sejak Dilanda Pandemi Covid-19, Wanita Ini Dikritik Tidak Nasionalis

Global
Bank Dunia Peringatkan Perekonomian Lebanon yang Kian Terpuruk

Bank Dunia Peringatkan Perekonomian Lebanon yang Kian Terpuruk

Global
Pramugari Korban PHK Jualan Elpiji untuk Sambung Hidup, Curhatnya Viral di Medsos

Pramugari Korban PHK Jualan Elpiji untuk Sambung Hidup, Curhatnya Viral di Medsos

Global
Ajari Anaknya Berburu, Ayah Ini Malah Menuai Perdebatan Netizen

Ajari Anaknya Berburu, Ayah Ini Malah Menuai Perdebatan Netizen

Global
Lindungi Pelaut, PBB Loloskan Resolusi Pergantian Awak Kapal

Lindungi Pelaut, PBB Loloskan Resolusi Pergantian Awak Kapal

Global
Sebelum Zanziman Ellie Lahir, Ibunya Minta Ini kepada Tuhan

Sebelum Zanziman Ellie Lahir, Ibunya Minta Ini kepada Tuhan

Global
China Temukan 1.000 Artefak di Makam Kuno, Ungkap Informasi Jalur Sutra

China Temukan 1.000 Artefak di Makam Kuno, Ungkap Informasi Jalur Sutra

Global
Perempuan Berdaya: Abigail Adams hingga Ani Yudhoyono, Para Wanita Hebat Pendamping Pemimpin Dunia (2)

Perempuan Berdaya: Abigail Adams hingga Ani Yudhoyono, Para Wanita Hebat Pendamping Pemimpin Dunia (2)

Global
Di Thailand, Batas Kecepatan Mobil Diatur Jadi 120 Kilometer Per Jam

Di Thailand, Batas Kecepatan Mobil Diatur Jadi 120 Kilometer Per Jam

Global
Insiden Pengemudi Mobil Tabraki Para Pejalan Kaki di Jerman, Pelaku Rupanya Mabuk

Insiden Pengemudi Mobil Tabraki Para Pejalan Kaki di Jerman, Pelaku Rupanya Mabuk

Global
Pengemudi Mobil Mengamuk dan Tabrak Pejalan Kaki di Jerman, 5 Tewas Termasuk Bayi Usia 9 Pekan

Pengemudi Mobil Mengamuk dan Tabrak Pejalan Kaki di Jerman, 5 Tewas Termasuk Bayi Usia 9 Pekan

Global
Ketahuan Bersama 24 Pria Telanjang di Pesta Seks, Politisi Anti-gay Ini Mundur

Ketahuan Bersama 24 Pria Telanjang di Pesta Seks, Politisi Anti-gay Ini Mundur

Global
Terjangkit Covid-19, Ibu di Rusia Melahirkan Sebelum Meninggal

Terjangkit Covid-19, Ibu di Rusia Melahirkan Sebelum Meninggal

Global
Pengacara Trump Sebut Mantan Kepala Keamanan Pemilu AS Harusnya 'Diseret dan Ditembak'

Pengacara Trump Sebut Mantan Kepala Keamanan Pemilu AS Harusnya "Diseret dan Ditembak"

Global
komentar
Close Ads X