Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Gedung Putih Hentikan Laporan Keamanan Pemilu AS ke Kongres

Kompas.com - 30/08/2020, 17:29 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Gedung Putih menjadi sorotan setelah mengaku menghentikan pemberian laporan mengenai keamanan Pemilu AS kepada komite intelijen Kongres.

Situasi itu kemudian memantik spekulasi, bahwa Washington sengaja menutupi keterlibatan Rusia untuk membantu Presiden Donald Trump.

Manuver itu muncul dua bulan jelang Pemilu AS, di mana Trump tak lagi mengomentari soal peluang intervensi asing dan dia menuding Demokrat membocorkan informasi.

Baca juga: Pilpres AS: Mungkinkah Joe Biden Kalahkan Trump dan Jadi Presiden?

"Mungkin Schiff si Penipu. Tapi bisa jadi yang lain juga. BOCOR kepada Fake News," kata dia di Twitter, merujuk pada Ketua Komite Intelijen Kongres AS, Adam Schiff.

Dia tidak memberikan bukti atas klaimnya, yang terus diucapkannya selama sekitar 3,5 tahun dia menjabat sebagai Presiden AS.

"Tak peduli siapa itu, orang-orang rendahan ini selalu memainkan narasi Rusia dan China. Harus bermain lebih baik dari mereka," kata dia.

Keputusan Gedung Putih menghentikan laporan mengenai keamanan pemilu bakal memberi sedikit dampak, dilansir AFP Minggu (30/8/2020).

Kongres memang masih bisa mendapatkan laporan rahasia secara tertulis. Tapi, mereka tidak akan bisa menanyai Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) terkait temuan mereka.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Politisi Demokrat di Kongres pun merespons marah, di mana mereka menuding petahana yang berusaha menutupi keterlibatan Kremlin.

Baca juga: 5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

Dalam kicauannya, Schiff menyatakan Trump sempat memecat direktur intelijen nasional agar kampanyenya mendapat bantuan Moskwa.

Halaman:
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Balas ICC atas Surat Penangkapan Putin, Seret Jaksa ke Penyelidikan Kriminal

Rusia Balas ICC atas Surat Penangkapan Putin, Seret Jaksa ke Penyelidikan Kriminal

Global
Jutaan Dollar AS Terkumpul di London untuk Dukung ICC Adili Putin

Jutaan Dollar AS Terkumpul di London untuk Dukung ICC Adili Putin

Global
Tahun Ajaran Baru Dimulai di Afghanistan, tapi Tak Ada yang Sekolah

Tahun Ajaran Baru Dimulai di Afghanistan, tapi Tak Ada yang Sekolah

Global
Kronologi Kasus Trump dengan Bintang Porno Stormy Daniels dan Isu Uang Tutup Mulut Rp 2 Miliar

Kronologi Kasus Trump dengan Bintang Porno Stormy Daniels dan Isu Uang Tutup Mulut Rp 2 Miliar

Global
Grup Wagner Klaim Kuasai 70 Persen Kota Bakhmut di Ukraina

Grup Wagner Klaim Kuasai 70 Persen Kota Bakhmut di Ukraina

Global
Pria Ini Baru Tahu Istrinya Ternyata Saudara Kandungnya Setelah Punya 2 Anak

Pria Ini Baru Tahu Istrinya Ternyata Saudara Kandungnya Setelah Punya 2 Anak

Global
Bartender Ini Resign karena Tak Boleh Mabuk di Luar Jam Kerja

Bartender Ini Resign karena Tak Boleh Mabuk di Luar Jam Kerja

Global
Timeline Krisis Ekonomi Sri Lanka: Dari Protes hingga Bailout IMF

Timeline Krisis Ekonomi Sri Lanka: Dari Protes hingga Bailout IMF

Global
Provinsi China Luncurkan Aplikasi Jodoh Ala Tinder, Ini Keunikannya

Provinsi China Luncurkan Aplikasi Jodoh Ala Tinder, Ini Keunikannya

Global
Perbandingan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping ke Rusia Temui Putin

Perbandingan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping ke Rusia Temui Putin

Global
Trump Bisa Saja Jadi Presiden AS Pertama dalam Sejarah yang Dijadikan Tersangka

Trump Bisa Saja Jadi Presiden AS Pertama dalam Sejarah yang Dijadikan Tersangka

Global
Putin Selalu Sediakan Es Krim Rusia untuk Xi Jinping, Kremlin Jelaskan Alasanya

Putin Selalu Sediakan Es Krim Rusia untuk Xi Jinping, Kremlin Jelaskan Alasanya

Global
Rangkuman Hari Ke-390 Serangan Rusia ke Ukraina: Xi Jinping Temui Putin, Rusia Balas ICC

Rangkuman Hari Ke-390 Serangan Rusia ke Ukraina: Xi Jinping Temui Putin, Rusia Balas ICC

Global
5 Stasiun TV di Ekuador Terima Bom Surat, 1 Meledak

5 Stasiun TV di Ekuador Terima Bom Surat, 1 Meledak

Global
Ukraina Klaim Ledakan Pasokan Rudal di Crimea, Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Sasaran

Ukraina Klaim Ledakan Pasokan Rudal di Crimea, Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Sasaran

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+