5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

Kompas.com - 12/08/2020, 17:27 WIB
Dalam file foto 2 Oktober 2019 ini, calon presiden -Demokrasi Senator Kamala Harris, D-Calif, sedang mendengarkan selama forum keamanan senjata di Las Vegas. Calon presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden telah memilih Harris sebagai cawapresnya. AP/John LocherDalam file foto 2 Oktober 2019 ini, calon presiden -Demokrasi Senator Kamala Harris, D-Calif, sedang mendengarkan selama forum keamanan senjata di Las Vegas. Calon presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden telah memilih Harris sebagai cawapresnya.

KOMPAS.com - Kamala Harris, senator Amerika Serikat (AS) dari California adalah cawapres Joe Biden untuk pemilihan umum presiden AS November mendatang.

Biden mengumumkan penunjukkannya pada Selasa kemarin (11/8/2020) melalui kicauannya di Twitter kepada para pendukungnya.

Pemilihan Kamala Harris yang dilakukan Biden menjadi berita utama karena kritik tajam wanita itu selama ini terhadap dirinya di jalur kampanye, di samping kontroversi wanita itu selama menjabat sebagai jaksa di California.

Namun, siapakah sebenarnya Kamala Harris? Berikut ini 5 Fakta Kamala Harris selengkapnya.

Baca juga: Joe Biden Pilih Senator Kamala Harris sebagai Cawapres Melawan Trump

1. Harris adalah wanita kulit hitam dan kandidat keturunan India pertama yang dipilih oleh partai besar di AS.

Kamala lahir dengan nama lengkap Kamala Devi Harris. Dia lahir pada 20 Oktober 1964 di Oakland, California AS.

Harris (55) adalah putri dari pasangan orangtua imigran. Ibunya seorang wanita kelahiran India yang bekerja sebagai peneliti kanker payudara. Penelitian dekade terakhirnya dilakukan di Berkeley Laboratorium untuk Departemen Energi.

Ayah Harris adalah seorang profesor ekonomi emeritus Universitas Stanford yang lahir di Jamaika.

"Mudah-mudahan ini menandakan perubahan yang luar biasa di Partai Demokrat dengan akhirnya mengakui pentingnya orang kulit hitam dan terutama wanita kulit hitam," ujar Angela Rye, pakar strategi politik Demokrat dan eks direktur eksekutif Kongees Kaukus Kulit Hitam kepada Los Angeles Times.

Baca juga: Kamala Harris: Cawapres Pilihan Joe Biden yang Bangga Berdarah India

2. Dia dibesarkan di keluarga Hindu dan Kristen

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Penampakan UFO, Jepang Buat Perintah Baru untuk Pilot Militer

Banyak Penampakan UFO, Jepang Buat Perintah Baru untuk Pilot Militer

Global
WHO Akan Rilis Alat Tes Covid-19 Seharga Rp 70.000, Hasilnya Keluar 30 Menit

WHO Akan Rilis Alat Tes Covid-19 Seharga Rp 70.000, Hasilnya Keluar 30 Menit

Global
Bantah Tuduhan Berikan Pelatihan Teroris, Iran: Itu Skenario Tidak Berharga

Bantah Tuduhan Berikan Pelatihan Teroris, Iran: Itu Skenario Tidak Berharga

Global
Kisah Tukang Sapu Menang Pilkada Lawan Partai Presiden, gara-gara Gantikan Kotak Kosong

Kisah Tukang Sapu Menang Pilkada Lawan Partai Presiden, gara-gara Gantikan Kotak Kosong

Global
Preview: Menanti Debat Capres Pertama Trump Vs Biden

Preview: Menanti Debat Capres Pertama Trump Vs Biden

Global
Beli Ayam di Supermarket, Pria Ini Mual Temukan Sesuatu yang Menjijikkan

Beli Ayam di Supermarket, Pria Ini Mual Temukan Sesuatu yang Menjijikkan

Global
Tawarkan Hubungan Damai kepada Pakistan, Afghanistan: Sudahi Retorika Basi dan Teori Konspirasi

Tawarkan Hubungan Damai kepada Pakistan, Afghanistan: Sudahi Retorika Basi dan Teori Konspirasi

Global
Gadis Kasta Rendah Tewas Diperkosa, Ditemukan Bersimbah Darah dan Lumpuh

Gadis Kasta Rendah Tewas Diperkosa, Ditemukan Bersimbah Darah dan Lumpuh

Global
Kisah Perang: Momotaro, Anime yang Jadi Alat Propaganda Jepang di PD II

Kisah Perang: Momotaro, Anime yang Jadi Alat Propaganda Jepang di PD II

Global
Korsel Sebut Pejabat yang Dibunuh dan Dibakar Hendak Membelot ke Korea Utara

Korsel Sebut Pejabat yang Dibunuh dan Dibakar Hendak Membelot ke Korea Utara

Global
Dituduh Selingkuh, Paha Seorang Pria Disiram Air Mendidih oleh Pacar

Dituduh Selingkuh, Paha Seorang Pria Disiram Air Mendidih oleh Pacar

Global
Terlibat Pembunuhan Breonna Taylor, Detektif Hankison Mengaku Tak Bersalah

Terlibat Pembunuhan Breonna Taylor, Detektif Hankison Mengaku Tak Bersalah

Global
Seorang Ibu Keji Bunuh Anak 5 Tahun Setelah Insiden Telur Pecah di Teras Rumah

Seorang Ibu Keji Bunuh Anak 5 Tahun Setelah Insiden Telur Pecah di Teras Rumah

Global
WHO Bakal Luncurkan 120 Juta Rapid Test Covid-19 ke Negara Miskin

WHO Bakal Luncurkan 120 Juta Rapid Test Covid-19 ke Negara Miskin

Global
Korut Langgar Sanksi PBB, Eks Pemain Juventus Terseret

Korut Langgar Sanksi PBB, Eks Pemain Juventus Terseret

Global
komentar
Close Ads X