'Suami Saya Memotong Hidung Saya, Saya Takut Mati'

Kompas.com - 06/08/2020, 19:02 WIB
Zarka merasa senang dengan hasil operasinya. BBC IndonesiaZarka merasa senang dengan hasil operasinya.

"Setelah saya pergi semalam, ia datang ke rumah orang tua saya pada pagi hari dengan membawa pisau besar. Ia meminta ayah saya menyerahkannya kepadanya. Ayah dan sepupu saya mengatakan kepadanya mereka tidak akan menyerahkan saya sampai suami saya memberikan penjamin (orang yang bisa menjaminnya)," kata Zarka.

Suaminya memberikan penjamin, yang meyakinkan ayahnya tentang keselamatannya. Tapi ketika ia kembali ke rumah tangganya, situasi memburuk.

"Ketika saya kembali dari rumah orang tua saya, ia memukul saya lagi, dan menyerang saya dengan pisau," ujarnya. "Saya melarikan diri ke rumah tetangga karena ia mengancam akan memotong hidung saya."

Tetangganya turun tangan, tapi hanya menghentikan penderitaannya untuk sementara.

"Ia awalnya membawa saya ke dalam rumah, berjanji untuk membawa saya ke rumah orang tua saya," ujarnya.

Baca juga: Demi Nikahi Perempuan Lain, Pria Ini Bunuh Ibu, Istri, dan 3 Anaknya

Kesakitan dan berdarah

Ternyata itu jebakan. Zarka dibawa ke rumah lain dan diseret ke taman. Ia mengatakan suaminya juga membawa senapan.

"Ia mencengkeram saya, berkata 'ke mana kamu mau lari?'" ujarnya. "Ada taman kecil, dan ia mengeluarkan sebilah pisau dari sakunya dan memotong hidung saya."

Sang suami berkata ia memutilasi Zarka karena Zarka telah pergi ke rumah orang tuanya tanpa seizinnya, yang berarti telah mempermalukannya.

Setelah memotong hidungnya, ia meninggalkan Zarka dalam keadaan berlumuran darah.

"Sangat menyakitkan dan saya mengeluarkan banyak darah. Saya juga kesulitan bernapas," ujarnya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilanda 2 Serangan dalam Sehari, Perancis Naikkan Status Darurat ke Level Tertinggi

Dilanda 2 Serangan dalam Sehari, Perancis Naikkan Status Darurat ke Level Tertinggi

Global
Kisah Misteri: 'Devil's Breath' dan Mitosnya yang Kelam

Kisah Misteri: 'Devil's Breath' dan Mitosnya yang Kelam

Global
Surat PM Pakistan kepada Para Pemimpin Negara Mayoritas Muslim: Lawan Islamofobia

Surat PM Pakistan kepada Para Pemimpin Negara Mayoritas Muslim: Lawan Islamofobia

Global
Kronologi Serangan Pisau di Gereja Nice Perancis, 1 Wanita Dipenggal

Kronologi Serangan Pisau di Gereja Nice Perancis, 1 Wanita Dipenggal

Global
1 Orang Dipenggal dalam Serangan di Gereja Perancis, Ini Tanggapan Rusia

1 Orang Dipenggal dalam Serangan di Gereja Perancis, Ini Tanggapan Rusia

Global
Deretan Kasus Serangan Terorisme yang Membunuh Sejumlah Warga di Perancis

Deretan Kasus Serangan Terorisme yang Membunuh Sejumlah Warga di Perancis

Global
Penjaga Konsulat Perancis di Jeddah Ditikam Seorang Warga Arab Saudi

Penjaga Konsulat Perancis di Jeddah Ditikam Seorang Warga Arab Saudi

Global
3 Korban Tewas dalam Penyerangan Pisau di Perancis, Salah Satunya Dipenggal

3 Korban Tewas dalam Penyerangan Pisau di Perancis, Salah Satunya Dipenggal

Global
Demi Belikan Anaknya Perman dan Baju, Ibu Ini Jual Bayi Baru Lahir Rp 4,7 Juta

Demi Belikan Anaknya Perman dan Baju, Ibu Ini Jual Bayi Baru Lahir Rp 4,7 Juta

Global
Penusukan di Gereja Nice Perancis, Pelaku Ditahan, Presiden Rapat Darurat

Penusukan di Gereja Nice Perancis, Pelaku Ditahan, Presiden Rapat Darurat

Global
Al-Qaeda Masih 'Terikat Kuat' dengan Taliban, Akankah Perdamaian di Afghanistan Tercapai?

Al-Qaeda Masih "Terikat Kuat" dengan Taliban, Akankah Perdamaian di Afghanistan Tercapai?

Global
Terjadi Penusukan di Gereja Perancis, 2 Tewas dan Beberapa Luka-luka

Terjadi Penusukan di Gereja Perancis, 2 Tewas dan Beberapa Luka-luka

Global
Paus Fransiskus Sebut Covid-19 sebagai 'Perempuan yang Harus Dipatuhi'

Paus Fransiskus Sebut Covid-19 sebagai "Perempuan yang Harus Dipatuhi"

Global
Perang Yaman Memanas, Ibu Kota Arab Saudi Bisa Jadi Target Rudal

Perang Yaman Memanas, Ibu Kota Arab Saudi Bisa Jadi Target Rudal

Global
Dipenjara 17 Tahun, Eks Presiden Korsel Akan Habiskan Sisa Hidup di Balik Jeruji Besi

Dipenjara 17 Tahun, Eks Presiden Korsel Akan Habiskan Sisa Hidup di Balik Jeruji Besi

Global
komentar
Close Ads X