Iran Pindahkan Tiruan Kapal Induk AS ke Selat Hormuz

Kompas.com - 28/07/2020, 08:25 WIB
Tiruan kapal induk Amerika Serikat (AS) yang dbuat Iran untuk tujuan latihan terlihat di kota pelabuhan Bandar Abbas, dalam citra satelit yang diambil 15 Februari 2020. Satellite image ©2020 Maxar Technologies/via REUTERSTiruan kapal induk Amerika Serikat (AS) yang dbuat Iran untuk tujuan latihan terlihat di kota pelabuhan Bandar Abbas, dalam citra satelit yang diambil 15 Februari 2020.

TEHERAN, KOMPAS.com - Iran dilaporkan memindahkan tiruan kapal induk AS di perairan Selat Hormuz, di tengah ketegangan dengan Washington.

Citra satelit yang didapatkan Maxar Technologies, perusahaan teknologi angkasa berbasis di Colorado, menunjukkan speedboat itu melaju ke arah kapal induk tiruan.

Gerakan menimbulkan gelombang setelah kapal penarik menarik kapal yang mirip dengan kelas Nimitz itu dari kota pelabuhan Bandar Abbas.

Baca juga: 2 Kapal Induk AS Berlatih di Laut China Selatan Disaksikan Kapal China

Replika yang diabadikan pada Minggu (26/7/2020) mirip dengan kapal induk AS yang berlayar rutin dari Teluk Persia ke Selat Hormuz.

Baik pejabat di Teheran maupun media setempat belum mengonfirmasi mengenai tiruan yang dibawa ke Selat Hormuz, perairan yang menopang 20 persen perdagangan minyak dunia.

Tetapi, terdapat kemungkinan Garda Revolusi Iran berniat untuk melakukan penenggelaman kapal induk tiruan, seperti yang mereka lakukan pada 2015.

Kabar itu memantik respos Komandan Rebecca Rebarich, juru bicara Armada Kelima Angkatan Laut, yang berpatroli di perairan Timur Tengah.

Dilansir Sky News Senin (27/7/2020), Komandan Rebarich menegaskan mereka yakin dengan kemampuan armada dalam bertahan dari segala ancaman maritim.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak bisa memprediksi apa yang diharapkan Teheran menjadikan kapal kelas Nimitz sebagai bahan latihan.

"Kami tidak ingin mencari konflik. Tetapi kami siap mempertahankan pasukan AS dan kepentingannya dari ancaman maritim di kawasan,' tegasnya.

Baca juga: Selesai Latihan, 2 Kapal Induk AS Akan Menuju Laut China Selatan

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesawat Hendak Lepas Landas, Tiba-tiba Semua Penumpang Terbatuk karena Semprotan Merica

Pesawat Hendak Lepas Landas, Tiba-tiba Semua Penumpang Terbatuk karena Semprotan Merica

Global
6 Bencana Alam Dahsyat dalam Sejarah Dunia, Salah Satunya Letusan Gunung Tambora

6 Bencana Alam Dahsyat dalam Sejarah Dunia, Salah Satunya Letusan Gunung Tambora

Global
Gara-gara 3 Laba-laba Berbisa, Sebuah Perpustakaan di AS Terpaksa Ditutup

Gara-gara 3 Laba-laba Berbisa, Sebuah Perpustakaan di AS Terpaksa Ditutup

Global
Celana Dalam Ini Diklaim Terbersih di Dunia, Dapat Dipakai Terus Tanpa Dicuci

Celana Dalam Ini Diklaim Terbersih di Dunia, Dapat Dipakai Terus Tanpa Dicuci

Global
Pebisnis Indonesia di Myanmar, Berbagi Kisah Kunci Bertahan di Tengah Gejolak untuk Para Entrepreneur

Pebisnis Indonesia di Myanmar, Berbagi Kisah Kunci Bertahan di Tengah Gejolak untuk Para Entrepreneur

Global
Pria Ini Palsukan Penculikannya Sebagai Alasan Tidak Pergi Bekerja

Pria Ini Palsukan Penculikannya Sebagai Alasan Tidak Pergi Bekerja

Global
[UNIK GLOBAL] Dapat Jutaan Rupiah Hanya dari Tidur | Wanita Gunakan Celana Dalam Jadi Masker

[UNIK GLOBAL] Dapat Jutaan Rupiah Hanya dari Tidur | Wanita Gunakan Celana Dalam Jadi Masker

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Semion Mogilevich, Bos Mafia Cerdas Ahli 'Cuci Uang'

[Biografi Tokoh Dunia] Semion Mogilevich, Bos Mafia Cerdas Ahli "Cuci Uang"

Global
Asia Tenggara Akan Butuh 4.400 Pesawat Baru Senilai Rp 9,9 Kuadriliun

Asia Tenggara Akan Butuh 4.400 Pesawat Baru Senilai Rp 9,9 Kuadriliun

Global
Setiap Tahun Warga Australia Bisa Habiskan Miliaran Dolar Demi Konsumsi Narkoba

Setiap Tahun Warga Australia Bisa Habiskan Miliaran Dolar Demi Konsumsi Narkoba

Global
Kenapa Keterlibatan Putra Mahkota dalam Pembunuhan Khashoggi Disebut Bisa Guncang Arab Saudi?

Kenapa Keterlibatan Putra Mahkota dalam Pembunuhan Khashoggi Disebut Bisa Guncang Arab Saudi?

Global
Pantai Gading Jadi Negara Kedua Penerima Vaksin Melalui Covax

Pantai Gading Jadi Negara Kedua Penerima Vaksin Melalui Covax

Global
Ditegur Langgar Aturan Covid-19, Wanita Ini Pakai Celana Dalamnya Jadi Masker

Ditegur Langgar Aturan Covid-19, Wanita Ini Pakai Celana Dalamnya Jadi Masker

Global
Deretan Menkes yang Mundur Selama Pandemi Bertambah, Begini Klaimnya

Deretan Menkes yang Mundur Selama Pandemi Bertambah, Begini Klaimnya

Global
Beli TV secara Online, Pria Ini Malah Dapat Surat yang Mengejutkan

Beli TV secara Online, Pria Ini Malah Dapat Surat yang Mengejutkan

Global
komentar
Close Ads X