Trump "Tak Mood" Berbicara dengan Presiden China Xi Jinping

Kompas.com - 14/05/2020, 23:06 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral di sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019). AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral di sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, dia sedang "tidak mood" untuk berbicara dengan Presiden China, Xi Jinping.

Pemimpin dari Partai Republik itu memperingatkan, dia bisa saja memutus hubungan dengan Beijing terkait penanganan mereka atas virus corona.

"Saya punya hubungan baik dengan dia. Tapi, saat ini, saya sedang tidak ingin berbicara dengannya," kata Trump kepada Fox Business.

Baca juga: Trump Sebut Virus Corona sebagai Wabah dari China

Dilansir AFP Kamis (14/5/2020), dia mengaku begitu kecewa dengan China. "Saya bisa mengatakannya dengan jelas saat ini," kata dia.

Saat ditanya bagaimana cara AS bakal melakukan pembalasan, presiden berusia 73 tahun itu tak menjawabnya secara spesifik.

Namun, pemimpin yang juga taipan real estate itu menekankan nada mengancam. "Banyak yang bisa kami lakukan. Kami bisa saja memutus hubungan," paparnya.

Sang presiden ditanya lagi akan seperti apa dampaknya jika berani mengumumkan pemutusan hubungan terhadap negara dengan ekonomi terkuat kedua dunia itu.

"Tentunya Anda akan menghemat 500 miliar dollar AS, sekitar Rp 7.459 triliun, jika memutus keseluruhan hubungan," bebernya.

Tensi di antara dua negara adidaya itu mencuat terkait asal usul virus corona yang sudah membunuh hampir 300.000 orang di seluruh dunia itu.

Selama berpekan-pekan, dia sudah melayangkan tudingan bahwa Beijing sudah menyembunyikan wabah yang pertama terdeteksi di Wuhan itu.

Baca juga: CIA Yakin China Halangi WHO Umumkan Virus Corona sebagai Wabah

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salinan Lukisan Salvator Mundi Dicuri dan Ditemukan di Lemari Kamar

Salinan Lukisan Salvator Mundi Dicuri dan Ditemukan di Lemari Kamar

Global
Buktikan Dirinya Sehat, Putin Ceburkan Diri ke Air Bersuhu Minus 17 Derajat Celsius

Buktikan Dirinya Sehat, Putin Ceburkan Diri ke Air Bersuhu Minus 17 Derajat Celsius

Global
Fakta Donald Trump Presiden AS Pertama 'Tidak Memulai Perang Baru' dalam Dekade Terakhir

Fakta Donald Trump Presiden AS Pertama "Tidak Memulai Perang Baru" dalam Dekade Terakhir

Global
Pendiri WikiLeaks Julian Assange Tidak Termasuk dalam Daftar Nama yang Diampuni Trump

Pendiri WikiLeaks Julian Assange Tidak Termasuk dalam Daftar Nama yang Diampuni Trump

Global
Menlu AS: China Lakukan Genosida terhadap Etnik Uighur di Xinjiang

Menlu AS: China Lakukan Genosida terhadap Etnik Uighur di Xinjiang

Global
Warga Desa di India Bergembira Jelang Pelantikan Wapres AS Terpilih Kamala Harris

Warga Desa di India Bergembira Jelang Pelantikan Wapres AS Terpilih Kamala Harris

Global
Thailand Ancam Hukum Penyebar Berita Vaksin Palsu, Setelah Dikritik Soal Vaksin Covid-19

Thailand Ancam Hukum Penyebar Berita Vaksin Palsu, Setelah Dikritik Soal Vaksin Covid-19

Global
Buka Pijat Plus-plus Saat Lockdown, Kakek di Singapura Diringkus Polisi

Buka Pijat Plus-plus Saat Lockdown, Kakek di Singapura Diringkus Polisi

Global
Presiden Trump Ampuni 73 Orang Sebelum Meninggalkan Gedung Putih

Presiden Trump Ampuni 73 Orang Sebelum Meninggalkan Gedung Putih

Global
[UPDATE] WHO Sebut Varian Baru Virus Corona di Inggris Terdeteksi di Setidaknya 60 Negara

[UPDATE] WHO Sebut Varian Baru Virus Corona di Inggris Terdeteksi di Setidaknya 60 Negara

Global
Jelang Pelantikan Biden, Washington DC Berubah Jadi 'Medan Perang'

Jelang Pelantikan Biden, Washington DC Berubah Jadi "Medan Perang"

Global
Live Streaming Pelantikan Joe Biden, Dimulai Pukul 22.00 WIB

Live Streaming Pelantikan Joe Biden, Dimulai Pukul 22.00 WIB

Global
Detik Terakhir Kepemimpinan Trump, Kasus Kematian akibat Covid-19 Lampaui 400.000

Detik Terakhir Kepemimpinan Trump, Kasus Kematian akibat Covid-19 Lampaui 400.000

Global
Potensi Ekstremis, 12 Anggota Garda Nasional Dicopot dari Tim Keamanan Biden

Potensi Ekstremis, 12 Anggota Garda Nasional Dicopot dari Tim Keamanan Biden

Global
Dikabarkan Hilang, Jack Ma Muncul di Video Berdurasi 50 Detik

Dikabarkan Hilang, Jack Ma Muncul di Video Berdurasi 50 Detik

Global
komentar
Close Ads X