Terapkan Darurat Nasional, Jepang Pertimbangkan Durasi 6 Bulan

Kompas.com - 06/04/2020, 15:11 WIB
Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOWarga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang akan mendeklarasikan keadaan darurat nasional secara resmi pada Selasa (7/4/2020), dan dipertimbangkan akan berlangsung selama 6 bulan.

Stasiun TV Jepang TBS mengabarkan, pemerintah sedang mempertimbangkan periode darurat nasional selama 6 bulan.

Prefektur yang ditunjuk akan memutuskan lamanya waktu untuk tindakan masing-masing.

Namun Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kemudian memastikan keadaan darurat nasional akan berlangsung sekitar 1 bulan.

Baca juga: Sempat Pertimbangkan Durasi 6 Bulan, Darurat Nasional Jepang Akan Sekitar 1 Bulan

Dilansir dari Reuters, pemerintah kemungkinan akan menerapkan keadaan darurat di wilayah metropolitan Tokyo dan Osaka, dan mungkin prefektur Hyogo di Jepang Barat.

Penerapan darurat nasional ini telah mendapat dukungan dari penduduk Jepang.

Dalam sebuah survei yang dijalankan oleh stasiun TV TBS dan diterbitkan Japan News Network (JNN) pada Senin (6/4/2020), 80 persen responden setuju dengan penetapan darurat nasional.

Kemudian 12 persen responden megatakan Perdana Menteri Shinzo Abe tidak perlu melakukannya.

Baca juga: Shinzo Abe Pecahkan Rekor sebagai Perdana Menteri Jepang Terlama dalam Sejarah

Namun Kenji Shibuya selaku direktur Institute for Public Health di King's College, London, mengatakan penetapan keadaan darurat sudah terlambat karena jumlah kasus di Tokyo telanjur membengkak.

"Seharusnya paling lambat diumumkan 1 April," katanya dikutip dari Reuters.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X