3 Anak Ini Ditemukan di Sebuah Rumah dengan Ibu yang Tewas

Kompas.com - 05/04/2020, 15:00 WIB
Ilustrasi KatarzynaBialasiewiczIlustrasi

WASHINGTON, D.C, KOMPAS.com - Tiga orang anak ditemukan di sebuah rumah di pinggir kota Houston. Di Baytown yang terletak sekitar 25 mil sebelah timur Houston, dekat Teluk Galveston.

Mereka ditemukan di rumah itu bersama dengan tubuh seorang wanita berusia 37 tahun yang telah meninggal di dalam rumah tersebut pada Selasa (31/3/2020).

Penemuan mengerikan ini terjadi tak lama setelah seorang pria menyerahkan diri di Kepolisian Baytown Department.

Baca juga: Berjuang Atasi Kebakaran Hutan di China, 19 Orang Tewas

Kepala polisi daerah Harris, Ed Gonzales melaporkan bahwa Pria itu tak lama mengabarkan kalau istrinya telah wafat di rumah mereka.

Tersangka yang diidentifikasi berusia 37 tahun itu tidak memberitahu rincian lainnya tentang kematian istrinya, kata Gonzalez.

Perwakilan kepala polisi yang dikirim ke kediaman korban memeriksa jasad korban wanita itu dan tak menyangka akan disambut tiga orang anak berusia 11, 7 dan 4 tahun.

Salah satu dari anak-anak itu tak lama kemudian menuntun sang polisi ke kamar tidur tempat ibu mereka terbaring tak bernyawa.

Baca juga: Kronologi Satu Keluarga Tewas Terperosok ke Septic Tank di Bondowoso

Detektif mengatakan pria (yang melaporkan diri) itu tidak ditahan. Sementara itu, mereka menunggu laporan otopsi untuk menentukan penyebab kematiannya.

Gonzalez tidak mengatakan jika pihaknya percaya bahwa pria itu adalah tersangka pembunuh dari korban mati tersebut.

Tetapi dia menyatakan bahwa kematian itu bisa saja menjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Kami tidak akan berspekulasi. Jelas, semua orang akan diwawancarai, "kata Gonzalez.

Baca juga: Saat Petir Menyambar, 20 Orang Tewas Tersengat Listrik di Kongo, Afrika Tengah

"Faktanya, dia tinggal di sini dan jelas semua orang melihatnya. Ada indikasi kuat bahwa itu adalah kematian yang traumatis bahwa dia (pria itu) bisa saja terlibat (didalamnya). Anak-anak itu kini tinggal bersama anggota keluarga lain," kata Gonzalez.

"(Peristiwa) ini akan membuat trauma pada siapa pun, jika tidak segera ditangani, pada akhirnya nanti, trauma akan menimpa anak yang usianya lebih tua seperti anak berusia 7 dan 11 tahun, "kata Gonzalez.

"Harapan kami adalah mereka akhirnya pulih dari semua ini dan mendapatkan cinta dan dukungan yang tepat dari orang lain."

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kematian George Floyd dan Warga Kulit Hitam Lain di AS yang Picu Kerusuhan Besar

Kematian George Floyd dan Warga Kulit Hitam Lain di AS yang Picu Kerusuhan Besar

Global
Trump Akan Cabut Hak Istimewa Hong Kong dan Jatuhkan Sanksi

Trump Akan Cabut Hak Istimewa Hong Kong dan Jatuhkan Sanksi

Global
Covid-19, Trump Hentikan Hubungan dengan WHO

Covid-19, Trump Hentikan Hubungan dengan WHO

Global
Polisi Derek Chauvin yang Tindih George Floyd Dijerat Pasal Pembunuhan Berlapis

Polisi Derek Chauvin yang Tindih George Floyd Dijerat Pasal Pembunuhan Berlapis

Global
Rusuh Kematian George Floyd, Kantor CNN Dirusak Massa, Mobil Polisi Dibakar

Rusuh Kematian George Floyd, Kantor CNN Dirusak Massa, Mobil Polisi Dibakar

Global
Sekawanan Monyet di India Curi Sampel Darah Pasien Covid-19

Sekawanan Monyet di India Curi Sampel Darah Pasien Covid-19

Global
Demo Rusuh atas Kematian George Floyd, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman

Demo Rusuh atas Kematian George Floyd, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman

Global
George Floyd dan Polisi Derek Chauvin Pernah Bekerja Bersama di Sebuah Kelab

George Floyd dan Polisi Derek Chauvin Pernah Bekerja Bersama di Sebuah Kelab

Global
[POPULER GLOBAL] Pria Curi 126 Sandal untuk Berhubungan Seks | Kematian George Floyd Picu Kerusuhan Minneapolis

[POPULER GLOBAL] Pria Curi 126 Sandal untuk Berhubungan Seks | Kematian George Floyd Picu Kerusuhan Minneapolis

Global
Rumah Pembunuh George Floyd Dikepung, Polisi Tembak Selangkangan Massa

Rumah Pembunuh George Floyd Dikepung, Polisi Tembak Selangkangan Massa

Global
Polisi Pembunuh George Floyd Sering Bermasalah, Ini Deretan Kasusnya

Polisi Pembunuh George Floyd Sering Bermasalah, Ini Deretan Kasusnya

Global
Karena Komentar Rasisnya atas Kematian George Floyd, Wali Kota Mississippi Diminta Mengundurkan Diri

Karena Komentar Rasisnya atas Kematian George Floyd, Wali Kota Mississippi Diminta Mengundurkan Diri

Global
Jaksa Tidak Beri Dakwaan atas Kematian George Floyd Hanya Sebut 'Keadilan akan Ditegakkan'

Jaksa Tidak Beri Dakwaan atas Kematian George Floyd Hanya Sebut 'Keadilan akan Ditegakkan'

Global
Dalai Lama Sebut Kematian George Floyd akibat Diskriminasi dan Rasialisme

Dalai Lama Sebut Kematian George Floyd akibat Diskriminasi dan Rasialisme

Global
Twit Trump soal George Floyd Ditandai 'Glorifikasi Kekerasan' oleh Twitter

Twit Trump soal George Floyd Ditandai "Glorifikasi Kekerasan" oleh Twitter

Global
komentar
Close Ads X