Kompas.com - 13/12/2021, 19:16 WIB

KOMPAS - Saat menikmati sandwich kamu kerap menemukan isian berupa saus berwarna putih di dalamnya. Saus tersebut disebut mayones. 

Melansir dari laman Recipe Tips, mayones ialah saus yang terbuat dari campuran kuning telur, minyak zaitun atau minyak sayur, moster, jus lemon, dan cuka.

Mayones merupakan hasil emulsi yaitu campuran dua cairan yang biasanya tidak dapat digabungkan. Bahan yang digunakan untuk mengemulsi mayones adalah kuning telur.

Mayones mengandung kadar lemak tinggi tetapi belakangan sudah tersedia mayones yang mengandung kadar lemak lebih rendah. 

Biasanya mayones digunakan sebagai campuran pengental dan bahan oles atau isian pada makanan, seperti sandwich, pizza, hot dog, dan salad. 

Baca juga:

Sejarah singkat mayones

mayonaiseDok. Pexels/Lucas Guizo mayonaise

Melansir dari laman The Record, mayones diciptakan pertama kali oleh koki Perancis bernama Duce de Richelieu pada 1756. 

Penemuan ini terjadi secara tidak sengaja. Saat itu, Duce de Richelieu tidak menemukan saus di dapur, alhasil sebagai gantinya ia mencampurkan krim dan minyak zaitun.

Mayones berasal dari kata "mahonnaise". Nama tersebut diambil dari nama kota lokasi mayones ditemukan yaitu Kota Mahon.

Di Amerika, mayones pada awalnya dianggap sebagai barang mewah yang hanya bisa dinikmati oleh kaum kelas atas.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.