Cara Simpan MPASI agar Aman Dikonsumsi, Perhatikan 8 Hal Ini

Kompas.com - 03/01/2021, 17:19 WIB
Ilustrasi MPASI atau makanan pendamping ASI. PIXABAY/MAPLEHORIZONSIlustrasi MPASI atau makanan pendamping ASI.

KOMPAS.comMPASI atau Makanan Pendamping ASI diberikan kepada bayi yang sudah berusia 6 bulan. Cara menyimpan MPASI harus tepat karena sama pentingnya dengan ASI bagi anak.

Dalam menyiapkan MPASI, agar lebih praktis biasanya ibu sering membuat porsi lebih untuk dimakan dalam beberapa kali jam makan.

Alasan itu pula yang membuat ibu harus tau bagaimana cara menyimpan MPASI agar tahan lama dan tetap aman dikonsumsi meski sudah disimpan dalam beberapa waktu.

Melansir BBC Good Food dan Baby Centre UK, ada beberapa tip dan trik dalam menyimpan MPASI yaitu.

Baca juga: Tips Olah MPASI, Panduan untuk Mama Baru

1. Simpan MPASI di dalam kulkas secara terpisah atau berjauhan dari makanan mentah

MPASI dapat disimpan di kulkas pada suhu 0 sampai 5 derajat celcius.

Di dalam kulkas, tentu ada beragam makanan yang disimpan di dalamnya agar MPASI tetap aman selama disimpan.

Sebaiknya letakkan MPASI di wadah terpisah dari bahan makanan mentah yang dapat mengontaminasi, seperti daging mentah contohnya.

Kamu bisa menyimpan daging mentah dalam wadah tertutup di rak bawah sementara MPASI di rak atas. Hal ini bisa mencegah MPASI terkena tetesan sari daging mentah.

Baca juga: Bolehkah MPASI Dibekukan dan Dipanaskan Kembali? Simak Tips Berikut

2. Segera dinginkan MPASI

Jika kamu memasak MPASI dalam jumlah banyak dan berencana menyimpan lebihannya, segera dinginkan makanan tersebut secepat mungkin, dalam 1 sampai 2 jam sehabis dimasak.

Cara praktis mendinginkannya bisa dengan memasukkan MPASI ke dalam wadah tertutup. Kemudian siram wadah tersebut di bawah air mengalir.

Aduk beberapa kali selama prosesnya agar makanan dingin secara merata.

Ilustrasi puree sayur di dalam stoples kaca. SHUTTERSTOCK/MARGOUILLAT PHOTO Ilustrasi puree sayur di dalam stoples kaca.

3. Bagi MPASI ke dalam porsi kecil

Setelah dingin, bagi MPASI ke dalam wadah berukuran porsi kecil. Setelahnya simpan di dalam kulkas atau bekukan segera MPASI tersebut untuk masa penyimpanan lebih lama.

Jangan lupa untuk memberi label nama makanan dan tanggal penyimpanan pada wadahnya. Sebagian besar MPASI dapat dibekukan hingga 3 bulan.

4. Defrost makanan secara menyeluruh sebelum dimasak

Saat akan digunakan, kamu bisa mengeluarkan MPASI yang sudah dibekukan tersebut kemudian mencairkannya di dalam suhu chiller atau dengan menggunakan microwave.

Mencairkan MPASI di dalam chiller membutuhkan waktu semalaman agar cair dengan sempurna.

Ilustrasi MPASI untuk bayi dengan bahan sayuran dan protein yang dikukus. Dok. Shutterstock/ HappyChildren Ilustrasi MPASI untuk bayi dengan bahan sayuran dan protein yang dikukus.

5. Menjaga kebersihan diri

Kebersihan diri ibu sebagai orang yang menangani MPASI juga harus diperhatikan.

Selalu cuci tangan sebelum menyiapkan MPASI baik setelah menyentuh makanan mentah, menyentuh tempat sampah, hingga sehabis menyentuh hewan peliharaan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X