Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Prediksi Tren Kuliner 2021, Pandemi Punya Peran Besar

Kompas.com - 03/01/2021, 10:10 WIB
Alma Erin Mentari,
Yuharrani Aisyah

Tim Redaksi

Sumber Forbes

 

KOMPAS.com - Memasuki  2021, ada banyak ahli yang mengungkapkan prediksinya terkait tren di dunia kuliner. Seperti yang diketahui sebelumnya, 2020 menjadi tahun yang serba tidak bisa ditebak.

Terlebih, pandemi Covid-19 yang terjadi sepanjang 2020. Kejadian ini membuat kebiasaan makan menjadi berubah.

Berikut prediksi tren kuliner seperti yang dilansir dari Forbes.

Baca juga: 15 Makanan yang Jadi Tren Tahun Ini, Rewind 2020

Restoran Habjeongdon di Seoul, Korea Selatan yang dijadikan sebagai salah satu lokasi syuting drakor Start-Up.https://m.blog.naver.com/bom9241/222034017205 Restoran Habjeongdon di Seoul, Korea Selatan yang dijadikan sebagai salah satu lokasi syuting drakor Start-Up.

1. Model bisnis di industri kuliner

Akibat pandemi yang melanda pada 2020, banyak restoran yang gulung tikar. Industri kuliner seperti restoran baru akan bangkit sepenuhnya pada 2022.

Itupun, restoran diperkirakan hanya melayani pesanan dari layanan tanpa turun (drive-thru). Diprediski pada 2024, bisnis restoran akan kembali pulih seperti sediakala.

Baca juga: Bisnis Coffee Roastery Saat Pandemi, Tantangan dan Strategi Bertahan

Seorang celebrity chef berencana menawarkan pertunjukkan memasak dari dapur rumahnya.

Sejak pandemi terjadi, banyak restoran yang masih ingin bertahan dengan tidak menghidangkan masakan mewah. Namun, tetap memberikan kenyamanan yang terbaik.

Hal itu untuk menarik pelanggan agar tetap makan di restoran. Walau pada akhirnya, hanya sedikit orang yang makan di luar.

2. Banyak restoran menghadirkan kode QR

Ilustrasi seseorang sedang memindai kode QR. PIXABAY/GERD ALTMANN Ilustrasi seseorang sedang memindai kode QR.

Walau, makan di restoran pada 2021 masih dihindari oleh sebagain orang. Namun, akan ada banyak restoran ingin bertahan dengan menghadirkan kode QR

Kode QR bisa digunakan untuk metode pembayaran, melihat dan memesan menu, memilih tempat duduk, dan melakukan layanan pesan antar.

Baca juga: 6 Sei Sapi Enak di Jakarta yang Punya Layanan Pesan Antar dan Ada di E-commerce

Tentu hal ini akan menjadi tantangan tersendiri untuk para pebisnis di bidang kuliner dalam menciptakan pengalaman makan di tempat yang menyenangkan tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Sumber Forbes
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com