Apa Tantangan Bisnis Katering Pernikahan pada Masa Pandemi?

Kompas.com - 26/11/2020, 18:05 WIB
Ilustrasi menu pada katering pernikahan. PEXELS/FU ZHICHAOIlustrasi menu pada katering pernikahan.

KOMPAS.com - Pada masa pandemi ini pengusaha bisnis katering pernikahan mengalami tantangan berat.

Tashya Megananda Yukki selaku Owner Beranda Kitchen sekaligus Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) DKI Jakarta menceritakan pengalamannya dalam menjalankan bisnis katering pernikahan pada masa pandemi.

Baca juga: 5 Jenis Bisnis Katering di Indonesia, Tidak Cuma Katering Pernikahan

Bertahan pada masa pandemi

“Pada masa pandemi ini, semuanya yang bergerak di bidang food and beverage terutama katering wedding ini mengalami kesulitan. Berat bagi kami menghadapi masa-masa ini. Walaupun kini sudah mulai bangkit sedikit demi sedikit,” jelasnya kepada Kompas.com, Jumat (20/11/2020).

Tashya sering melayani katering pernikahan dengan kuota hadirin mulai dari ratusan sampai ribuan.

Kini karena peraturan pemerintah, ia harus ikut menaati aturan dengan tidak melayani beberapa acara atau hanya melayani sedikit permintaan.

“Yang dulunya bisa ribuan undangan kini cuma 50 sampai 100, ya yang penting dijalani saja kita optimistis ke depannya,” paparnya.

Ilustrasi penataan makanan pada acara pernikahan. UNSPLASH/CHUTTERSNAP Ilustrasi penataan makanan pada acara pernikahan.

Pada saat masa PSBB transisi ia mengaku sudah mulai bangkit dan sudah banyak permintaan katering untuk acara tunangan dan pernikahan.

Namun, pada PSBB yang kedua, ia mengaku sangat kesulitan. Sebab, saat itu pemerintah DKI Jakarta menutup semua tempat makan dan melarang adanya pegelaran acara.

“Itu bener-bener berhenti, mau kita pakai jasa jualan online tetap tidak akan maksimal,” jelas Tashya.

Tashya mengutarakan bahwa banyak orang yang menjaga makanan mereka agar tetap bersih dan sehat dengan cara memasak sendiri di rumah. Dengan demikian banyak usaha katering yang mengalami penurunan.

Baca juga: Pengalaman Anak Indekos Langganan Katering, Berguna atau Tidak?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X