Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Menghadapi Cuaca Panas bagi Jemaah Haji

Kompas.com - 05/06/2023, 12:15 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Jemaah haji Indonesia perlu mewaspadai suhu panas di Arab Saudi yang bisa mencapai lebih dari 40 derajat celsius.

Para jemaah pun diimbau untuk melakukan sejumlah hal, salah satunya memperbanyak minum air saat sedang melaksanakan rangkaian ibadah.

Selain itu, disarankan juga untuk membawa semprotan wajah yang bisa diisi dengan air zamzam, untuk menjaga agar wajah tetap dingin di tengah cuaca panas.

Para jemaah haji juga perlu mengenakan alas kaki saat berjalan di tengah terik matahari, untuk mencegah risiko kaki melepuh.

Baca juga: Layanan Sewa Skuter dan Kursi Roda bagi Jemaah Haji Lansia


Tips menghadapi cuaca panas

Dilansir laman resmi Kementerian Agama, Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia dr. Edy Supriatnya memberikan beberapa tips menghadapi cuaca panas bagi Jemaah haji, yakni:

  1. Jemaah haji yang sudah ada di Makkah, sebelum umrah, sebaiknya istirahat dulu
  2. Bila beraktivitas ke luar hotel, pastikan menggunakan payung, topi, dan semprotan wajah untuk mendinginkan wajah
  3. Gunakan kacamata hitam agar mata tidak kena terik matahari secara langsung
  4. Minum air ditambah oralit, 200 ml per jam ditambah oralit 1 saset per hari untuk support agar tidak dehidrasi
  5. Jemaah haji lansia sebaiknya didampingi keluarga atau petugas untuk membantu mengawasi aktivitasnya
  6. Jemaah haji lansia yang memiliki komorbid, tetap minum obat yang rutin diminum dari Indonesia, untuk mencegah penyakit tidak kambuh.

Baca juga: Viral, Video Calon Jemaah Haji Minta Turun dari Pesawat karena Ingin Beri Makan Ayamnya

Beberapa tips tersebut dapat dilakukan oleh jemaah haji dalam menghadapi cuaca di kota suci Makkah yang bisa mencapai 43 derajat celcius.

Jemaah diharapkan untuk lebih peduli terhadap kondisi fisiknya agar bisa tetap sehat dan fit saat puncak pelaksanaan haji 8 Zulhijah mendatang.

Edy juga menyampaikan bagi para jemaah agar tetap mengkonsumsi makanan yang disediakan setiap harinya.

Baca juga: Kisah Mbah Harun, Penjual Ayam yang Naik Haji 2023 di Usia 119 Tahun

Menu makan jemaah haji

Daerah Kerja Makkah menggelar uji kompetensi juru masak dan demo memasak menu nusantara yang akan disajikan kepada jemaah haji di Makkah, Selasa (23//5/2023).kemenag.go.id Daerah Kerja Makkah menggelar uji kompetensi juru masak dan demo memasak menu nusantara yang akan disajikan kepada jemaah haji di Makkah, Selasa (23//5/2023).

Masih dari laman yang sama, untuk makanan, para jemaah akan mendapatkan tiga kali makan sehari, dengan rincian sebagai berikut:

Sarapan

  • Nasi uduk dan orek tempe cabe
  • Nasi goreng dan teri kacang balado
  • Nasi kuning dan telur dadar daun bawang cabe merah.

Makan siang

  • Ikan patin goreng bumbu rajang dan tumis timun wortel
  • Ayam goreng saus mentega dan tumis wortel kacang polong
  • Ikan tuna cabe hijau dan terong balado
  • Ikan patin bumbu balado dan tumis jamur cabai hijau.

Makan malam:

  • Ikan fillet dori goreng dan terong balado
  • Daging sapi lada hitam dan kentang mustofa
  • Ayam gulai dan oseng tempe cabai merah.

Menu-menu khas Nusantara tersebut akan menjadi sajian bagi para jamaah haji 2023 asal Indonesia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Baca tentang

Terkini Lainnya

Detik-detik Gembong Narkoba Perancis Kabur dari Mobil Tahanan, Layaknya dalam Film

Detik-detik Gembong Narkoba Perancis Kabur dari Mobil Tahanan, Layaknya dalam Film

Tren
7 Fakta Menarik tentang Otak Kucing, Mirip seperti Otak Manusia

7 Fakta Menarik tentang Otak Kucing, Mirip seperti Otak Manusia

Tren
Cerita Muluwork Ambaw, Wanita Ethiopia yang Tak Makan-Minum 16 Tahun

Cerita Muluwork Ambaw, Wanita Ethiopia yang Tak Makan-Minum 16 Tahun

Tren
Mesin Pesawat Garuda Sempat Terbakar, Jemaah Haji Asal Makassar Sujud Syukur Setibanya di Madinah

Mesin Pesawat Garuda Sempat Terbakar, Jemaah Haji Asal Makassar Sujud Syukur Setibanya di Madinah

Tren
Ada Vitamin B12, Mengapa Tidak Ada B4, B8, B10, dan B11?

Ada Vitamin B12, Mengapa Tidak Ada B4, B8, B10, dan B11?

Tren
Apa yang Dilakukan Jemaah Haji Saat Tiba di Bandara Madinah? Ini Alur Kedatangannya

Apa yang Dilakukan Jemaah Haji Saat Tiba di Bandara Madinah? Ini Alur Kedatangannya

Tren
Kisah Omar, Hilang Selama 26 Tahun, Ditemukan Hanya 200 Meter dari Rumahnya

Kisah Omar, Hilang Selama 26 Tahun, Ditemukan Hanya 200 Meter dari Rumahnya

Tren
Naik Rp 13,4 Miliar Selama 2023, Berikut Rincian Harta Kekayaan Jokowi

Naik Rp 13,4 Miliar Selama 2023, Berikut Rincian Harta Kekayaan Jokowi

Tren
Mengenal PTN BLU di Indonesia: Daftar Kampus dan Bedanya dari PTN BH

Mengenal PTN BLU di Indonesia: Daftar Kampus dan Bedanya dari PTN BH

Tren
Kevin Sanjaya Resmi Nyatakan Pensiun Dini dari Bulu Tangkis, Ini Alasannya

Kevin Sanjaya Resmi Nyatakan Pensiun Dini dari Bulu Tangkis, Ini Alasannya

Tren
Serba-serbi Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024: Prodi, Formasi, dan Penempatan

Serba-serbi Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024: Prodi, Formasi, dan Penempatan

Tren
Siasat SYL 'Peras' Pejabat Kementan, Ancam Copot Jabatan, dan Paksa Mengundurkan Diri

Siasat SYL "Peras" Pejabat Kementan, Ancam Copot Jabatan, dan Paksa Mengundurkan Diri

Tren
Cara Daftar Sekolah Kedinasan STMKG, STIN, dan STIS 2024

Cara Daftar Sekolah Kedinasan STMKG, STIN, dan STIS 2024

Tren
Ramai-ramai Tolak RUU Penyiaran yang Berpotensi Ancam Kebebasan Pers...

Ramai-ramai Tolak RUU Penyiaran yang Berpotensi Ancam Kebebasan Pers...

Tren
Mengenal Warna Primer dan Warna Sekunder, Apa Bedanya?

Mengenal Warna Primer dan Warna Sekunder, Apa Bedanya?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com