Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/06/2023, 07:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Usia tua adalah salah satu faktor yang menyebabkan seseorang lebih rentan mengalami masalah kesehatan.

Kelompok lanjut usia (lansia) lebih mudah terserang penyakit karena cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah.

Dengan demikian, mempraktikkan gaya hidup yang lebih sehat dapat meningkatkan daya tahan tubuh lansia sekaligus mencegah berbagai penyakit.

Cara meningkatkan daya tahan tubuh lansia 

Dilansir dari Healthline berikut adalah 5 cara meningkatkan daya tahan tubuh untuk lansia:

1. Makan makanan sehat

Makan makanan yang sehat dan bernutrisi adalah salah satu cara untuk meningkatkan sistem kekebalan untuk lansia sehingga dapat melawan berbagai penyakit. 

Baca juga: Cara Mencegah Pruritus, Kondisi Kulit Gatal pada Lansia

Makanan sehat ini termasuk buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin dan antioksidan untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Makanan yang sehat ini harus diikuti oleh pengurangan asupan gula, lemak, dan makanan olahan, serta memilih daging tanpa lemak.

Jika merasa belum mendapatkan vitamin dan nutrisi yang cukup dari makanan, konsultasikan pada dokter untuk rekomendasi multivitamin atau suplemen herbal.

2. Tetap aktif bergerak

Aktivitas fisik yang berat memang menjadi lebih sulit dilakukan seiring bertambahnya usia, namun ini tidak berarti lansia harus berhenti bergerak sama sekali. 

Baca juga: 4 Penyebab Pruritus pada Lansia yang Tak Boleh Diabaikan

Aktivitas fisik yang rutin dan cukup dapat meningkatkan sistem kekebalan dan membantu tubuh melawan infeksi serta serangan penyakit.

Setidaknya, lakukan 30 menit aktivitas fisik selama tiga hari dalam seminggu. Aktivitas ini bisa termasuk berjalan, bersepeda, yoga, berenang, atau aktivitas fisik lainnya.

3. Mengelola stres

Stres yang berlebih dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan menurunkan efektivitasnya. Saat mengalami stres, tubuh meningkatkan produksi kortisol, hormon yang membantu tubuh menghadapi situasi stres.

Stres juga membatasi fungsi tubuh yang tidak penting dalam situasi fight-or-flight. Stres jangka pendek memang tidak membahayakan tubuh. Namun, stres kronis dapat menurunkan respons sistem kekebalan dan membuat tubuh rentan terhadap virus dan penyakit.

Baca juga: Latihan Beban untuk Lansia Terbukti Memperlambat Kerusakan Otot

4. Istirahat yang cukup dan berkualitas 

Kurang tidur juga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Terlebih lagi, tidur menjadi lebih penting seiring bertambahnya usia karena turut membantu meningkatkan fungsi otak, konsentrasi, dan memori.

Setidaknya, tujuh setengah hingga 9 jam tidur per malam cukup untuk meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh. 

Agar kualitas tidur lebih baik, pastikan kamar gelap, tenang, dan sejuk. Pertahankan rutinitas waktu tidur yang teratur dan batasi tidur siang tidak lebih dari 45 menit.

5. Menjaga berat badan tetap sehat

Jika memiliki berat badan yang berlebih, meningkatkan aktivitas fisik dan menyesuaikan pola makan juga dapat membantu menghindari obesitas. 

Baca juga: Selain Nakes, Lansia dan Penderita Komorbid Juga Perlu Booster Kedua

Mengontrol berat badan menjadi hal yang penting karena membawa terlalu banyak beban berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh.

Aktivitas fisik yang rutin dan makan makanan yang bernutrisi dapat mengurangi peradangan sekaligus menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com