Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bocah 6 Tahun Ini Bisa Beli Rumah Sendiri dari Menabung Uang Jajan

Kompas.com - 24/12/2021, 15:56 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber ABC

VICTORIA, KOMPAS.com - Ruby McLellan yang berusia enam tahun bisa jadi adalah pembeli rumah termuda di Australia.

Ruby, saudara perempuannya Lucy, dan saudara laki-lakinya Gus, telah menabung cukup banyak dari uang jajan dan upah pekerjaan mingguan mereka.

Dilansir ABC, mereka lantas membeli sebidang tanah mereka sendiri di Clyde, Melbourne tenggara.

Baca juga: Perang Saudara AS Berawal dan Berakhir di Rumah yang Sama

Ayah mereka, Cam McLellan, seorang pakar investasi properti, mengungkapkan kepada 7 News bahwa masing-masing anaknya telah menabung hingga 2.000 dollar untuk berkontribusi pada tanah tersebut.

"Nama saya Ruby dan saya berusia enam tahun dan saya akan membeli rumah pertama saya," kata anak muda itu kepada jaringan TV.

Rumah dan tanah yang sebagian dibangun menghabiskan biaya 671.000 dollar Australia

Dia memperkirakan harga blok tersebut telah meningkat lebih dari 10 persen sejak ketiganya membelinya.

“Harga di blok itu sudah naik 70.000 dollar, jadi sejauh ini mereka melakukannya dengan baik,” jelasnya kepada 7 NEWS.

Anak-anaknya berencana untuk menjual properti itu pada tahun 2032 dan membagi keuntungannya.

Baca juga: PM Jepang Uji Nyali Tidur di Rumah Dinas Angker, Begini Pengalamannya...

“Saya telah menguraikan semua langkah yang diperlukan untuk membangun portofolio properti,” tambah McLellan.

Ini adalah contoh yang bagus untuk diikuti bagi mereka yang mengklaim pasar properti Australia terlalu keras dan terlalu mahal untuk dipecahkan.

Cam McLellan, yang memang seorang pakar investasi properti, membantu anak-anaknya membeli properti sedini mungkin.

Menurut CoreLogic, harga rumah rata-rata Melbourne telah tumbuh sebesar 19,5 persen selama 12 bulan hingga akhir November sebesar 986.992 dollar Australia.

Baca juga: 2 Bulan Menikah, Istri Gugat Cerai Suami karena Keluyuran di Rumah Hanya Bercelana Dalam

Namun pertumbuhan harga rumah yang luar biasa pada tahun 2021, telah melambat menjelang akhir tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

 Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Global
Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Global
Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Global
Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Global
Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Global
Menerka Masa Depan Politik Iran Setelah Kematian Presiden Raisi

Menerka Masa Depan Politik Iran Setelah Kematian Presiden Raisi

Global
Ongkos Perang Ukraina Mulai Bebani Negara Barat

Ongkos Perang Ukraina Mulai Bebani Negara Barat

Global
Israel Mulai Dikucilkan Negara-negara Eropa, Bisakah Perang Segera Berakhir?

Israel Mulai Dikucilkan Negara-negara Eropa, Bisakah Perang Segera Berakhir?

Global
Rangkuman Hari Ke-819 Serangan Rusia ke Ukraina: Pemulangan 6 Anak | Perebutan Desa Klischiivka

Rangkuman Hari Ke-819 Serangan Rusia ke Ukraina: Pemulangan 6 Anak | Perebutan Desa Klischiivka

Global
China 'Hukum' Taiwan yang Lantik Presiden Baru dengan Latihan Militer

China "Hukum" Taiwan yang Lantik Presiden Baru dengan Latihan Militer

Global
UPDATE Singapore Airlines Alami Turbulensi, 20 Orang Masuk ICU di RS Thailand

UPDATE Singapore Airlines Alami Turbulensi, 20 Orang Masuk ICU di RS Thailand

Global
Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Global
AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

Global
Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Global
3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com