Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Koma 39 Tahun, Mantan Bintang Sepak Bola Perancis Meninggal Dunia

Kompas.com - 07/09/2021, 21:36 WIB
Bernadette Aderi Puspaningrum

Penulis

PARIS, KOMPAS.com - Mantan bintang sepak bola Perancis Jean-Pierre Adams meninggal setelah mengalami koma 39 tahun lamanya, karena kesalahan medis selama operasi lutut rutin.

Dia tutup usia pada berusia 73 tahun.

Baca juga: Cerita Istri Jean-Pierre Adams, Rawat Suami dalam Koma selama 39 Tahun

Melansir NY Daily News pada Selasa (7/9/2021), kematian bek tersebut diumumkan oleh mantan klubnya, Parise Saint-Germain (PSG) dan Nimes.

"Pagi ini, kami mengetahui tentang kematian Jean-Pierre Adams," tulis Nimes Olympique di Twitter.

“Dia bermain untuk Nimes pada 84 kesempatan dan bersama Marius Tresor, dia membentuk 'Black Guard' di tim nasional Perancis. Klub menyampaikan belasungkawa yang paling tulus kepada orang yang dicintai dan keluarganya.”

Pada Maret 1982, Adams pergi ke Rumah Sakit douard Herriot di Lyon untuk memperbaiki tendon lutut yang cedera di kamp pelatihan, menurut BBC News.

Namun menurut laporan CNN, pada hari yang menentukan itu, banyak staf rumah sakit mogok.

Menurut laporan CNN, operasi itu bisa saja menunggu, tetapi pria kelahiran Senegal itu akhirnya tetap dioperasi.

Kesalahan bertambah, ahli anestesi merawat delapan pasien, dan perawatan Adams hanya diawasi oleh seorang peserta pelatihan.

BBC melaporkan antara ahli anestesi dan peserta pelatihan, banyak kesalahan dibuat, sehingga menyebabkan Adams menderita serangan jantung dan kerusakan otak.

Baca juga: Pasien Covid-19 Melahirkan Saat Koma, Baru Bertemu Bayinya 75 Hari Kemudian

Adams tidak pernah sadar kembali dan menghabiskan beberapa dekade berikutnya dalam keadaan koma di rumahnya di kota Nimes, Perancis selatan, dengan istrinya Bernadette di sisinya, menurut laporan AP.

“Joie de vivre-nya, karismanya, dan pengalamannya membuat dia dihormati,” kata PSG dalam sebuah pernyataan Senin (6/9/2021), berkabung atas seniornya dan menyampaikan “belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terkasihnya.”

Adams membuat lebih dari 140 penampilan untuk Nice, memenangkan 22 caps untuk Perancis antara 1972 dan 1976.

Tim itu mengatakan akan memberi penghormatan kepada pemainnya yang gugur sebelum pertandingan di kandang berikutnya melawan Monaco, yang dijadwalkan 19 September, menurut BBC News.

Sebelum itu, Adams juga membuat 84 penampilan untuk Nimes, bermain untuk mereka dari 1970-73 saat ia mencetak 10 gol dalam 98 pertandingan sebelum pindah ke Nice, di mana ia memainkan hampir 150 pertandingan dan mencetak 17 gol.

Menurut ESPN, dia bermain untuk PSG setelah bergabung dari Nice dari 1977-79. Dia kemudian mengakhiri karir bermainnya pada 1981.

Baca juga: Koma 10 Bulan, Remaja Ini Tak Tahu Dunia Dilanda Wabah Covid-19

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Serangan Ukraina di Belgorod Rusia, 9 Orang Terluka

Serangan Ukraina di Belgorod Rusia, 9 Orang Terluka

Global
Inggris Selidiki Klaim Hamas Terkait Seorang Sandera Terbunuh di Gaza

Inggris Selidiki Klaim Hamas Terkait Seorang Sandera Terbunuh di Gaza

Global
Serangan Drone Ukraina Sebabkan Kebakaran di Kilang Minyak Volgograd Rusia

Serangan Drone Ukraina Sebabkan Kebakaran di Kilang Minyak Volgograd Rusia

Global
PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza Segera, Perang Harus Dihentikan

PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza Segera, Perang Harus Dihentikan

Global
Pendaki Nepal, Kami Rita Sherpa, Klaim Rekor 29 Kali ke Puncak Everest

Pendaki Nepal, Kami Rita Sherpa, Klaim Rekor 29 Kali ke Puncak Everest

Global
4.073 Orang Dievakuasi dari Kharkiv Ukraina akibat Serangan Rusia

4.073 Orang Dievakuasi dari Kharkiv Ukraina akibat Serangan Rusia

Global
Macron Harap Kylian Mbappe Bisa Bela Perancis di Olimpiade 2024

Macron Harap Kylian Mbappe Bisa Bela Perancis di Olimpiade 2024

Global
Swiss Juara Kontes Lagu Eurovision 2024 di Tengah Demo Gaza

Swiss Juara Kontes Lagu Eurovision 2024 di Tengah Demo Gaza

Global
Korsel Sebut Peretas Korea Utara Curi Data Komputer Pengadilan Selama 2 Tahun

Korsel Sebut Peretas Korea Utara Curi Data Komputer Pengadilan Selama 2 Tahun

Global
Rangkuman Hari Ke-808 Serangan Rusia ke Ukraina: Bala Bantuan untuk Kharkiv | AS Prediksi Serangan Terbaru Rusia

Rangkuman Hari Ke-808 Serangan Rusia ke Ukraina: Bala Bantuan untuk Kharkiv | AS Prediksi Serangan Terbaru Rusia

Global
Biden: Gencatan Senjata dengan Israel Bisa Terjadi Secepatnya jika Hamas Bebaskan Sandera

Biden: Gencatan Senjata dengan Israel Bisa Terjadi Secepatnya jika Hamas Bebaskan Sandera

Global
Israel Dikhawatirkan Lakukan Serangan Darat Besar-besaran di Rafah

Israel Dikhawatirkan Lakukan Serangan Darat Besar-besaran di Rafah

Global
Wanita yang Dipenjara Setelah Laporkan Covid-19 di Wuhan pada 2020 Dibebaskan

Wanita yang Dipenjara Setelah Laporkan Covid-19 di Wuhan pada 2020 Dibebaskan

Global
Rusia Klaim Rebut 5 Desa dalam Pertempuran Sengit di Kharkiv

Rusia Klaim Rebut 5 Desa dalam Pertempuran Sengit di Kharkiv

Global
Di Balik Serangan Israel ke Rafah yang Bahkan Tak Bisa Dihalangi AS

Di Balik Serangan Israel ke Rafah yang Bahkan Tak Bisa Dihalangi AS

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com