Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Viral Jerapah Marah Mengejar Wisatawan, Para Turis Syok

Kompas.com - 21/12/2020, 19:08 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

NAIROBI, KOMPAS.com – Seekor jerapah yang marah mengejar sekelompok turis yang berwisata dengan mobil safari di Kenya.

Para wisatawan tersebut syok ketika dikejar jerapah tersebut sebagaimana dilansir dari New York Post, Selasa (15/12/2020) pekan lalu.

Sebuah video yang merekam pengejaran para turis oleh jerapah tersebut kini tersebar luas di internet dan menjadi viral.

Baca juga: Jerapah Putih yang Langka di Kenya Dibunuh Pemburu Gelap

Kejadian tersebut terjadi sekitar dua pekan lalu. Awalnya, seorang wisatawan bernama Dicken Muchena mengunjungi Suaka Margasatwa Masai Mara di Kenya.

Dalam video tersebut, seekor jerapah tiba-tiba mengejar mobil safari yang ditumpangi Muchena dan sejumlah wisatawan lain.

Muchena, seorang guru sekaligus fotografer, mengeklaim bahwa jerapah yang sedang mengejar mereka itu berada begitu dekat dengan kendaraannya seakan hampir menginjaknya.

Baca juga: Pria Kenya Dituduh Rancang Serangan Meniru Insiden Teror 9/11 di AS

Hewan liar itu mengejar kendaraan yang ditumpangi para wisatawan selama beberapa menit.

Hingga akhirnya, sopir kendaraan tersebut berhasil menyimpang dari jalurnya dan jerapah berhenti mengejar.

South West News Service (SWNS) melaporkan kejadian tersebut beralngsung pada 9 Desember. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Baca juga: Kisah Masyarakat Adat Kenya Selamatkan Hutan, Tetap Melawan Meski Diusir dari Rimba

Muchena mengatakan kejadian tersebut sebagai peristiwa yang tak terlupakan baginya.

Jerapah itu pada awalnya tampak tidak berbahaya. Tetapi tiba-tiba ia menjadi liar dan mengejar kami dari habitat aslinya,” kata Muchena.

“Dia bahkan mencoba memblokir jalan keluar kami pada sebuah lokasi. Tetapi kami berhasil lolos,” imbuhnya.

“Benar-benar petualangan yang menakutkan,” pungkas Muchena.

Baca juga: Tuntuan APD Tak Digubris Pemerintah, Dokter di Kenya Mogok Kerja

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Israel Dikhawatirkan Lakukan Serangan Darat Besar-besaran di Rafah

Israel Dikhawatirkan Lakukan Serangan Darat Besar-besaran di Rafah

Global
Wanita yang Dipenjara Setelah Laporkan Covid-19 di Wuhan pada 2020 Dibebaskan

Wanita yang Dipenjara Setelah Laporkan Covid-19 di Wuhan pada 2020 Dibebaskan

Global
Rusia Klaim Rebut 5 Desa dalam Pertempuran Sengit di Kharkiv

Rusia Klaim Rebut 5 Desa dalam Pertempuran Sengit di Kharkiv

Global
Di Balik Serangan Israel ke Rafah yang Bahkan Tak Bisa Dihalangi AS

Di Balik Serangan Israel ke Rafah yang Bahkan Tak Bisa Dihalangi AS

Global
Israel Perintahkan Warga Palestina Mengungsi dari Rafah

Israel Perintahkan Warga Palestina Mengungsi dari Rafah

Global
[UNIK GLOBAL] Majikan Bunuh Diri, PRT Diwarisi Rp 43,5 Miliar | Karyawan Nekat ke Italia demi Makan Pizza Padahal Besok Kerja

[UNIK GLOBAL] Majikan Bunuh Diri, PRT Diwarisi Rp 43,5 Miliar | Karyawan Nekat ke Italia demi Makan Pizza Padahal Besok Kerja

Global
Tak Ada yang Bicara Perubahan Iklim di Pemilu India, Apa Sebabnya?

Tak Ada yang Bicara Perubahan Iklim di Pemilu India, Apa Sebabnya?

Global
Di Texas, Orangtua Bisa Dipenjara Jika Tinggalkan Anak Sendirian dalam Rumah

Di Texas, Orangtua Bisa Dipenjara Jika Tinggalkan Anak Sendirian dalam Rumah

Global
Turkiye Setop Berbisnis dengan Israel, Pakar: Akan Sulitkan Ankara

Turkiye Setop Berbisnis dengan Israel, Pakar: Akan Sulitkan Ankara

Global
Tentara Israel Diserang Ratusan Lebah di Gaza Selatan

Tentara Israel Diserang Ratusan Lebah di Gaza Selatan

Global
Kritikan Paling Keras AS untuk Israel, Dituduh Mungkin Langgar Hukum Internasional

Kritikan Paling Keras AS untuk Israel, Dituduh Mungkin Langgar Hukum Internasional

Global
Ukraina Evakuasi Ratusan Orang dari Kharkiv Usai Serangan Rusia

Ukraina Evakuasi Ratusan Orang dari Kharkiv Usai Serangan Rusia

Global
Sekitar 300.000 Warga Palestina Dilaporkan Mengungsi dari Rafah Timur

Sekitar 300.000 Warga Palestina Dilaporkan Mengungsi dari Rafah Timur

Global
Pria Rusia Dituntut karena Mewarnai Rambutnya Kuning, Biru, dan Hijau

Pria Rusia Dituntut karena Mewarnai Rambutnya Kuning, Biru, dan Hijau

Global
Otoritas Cuaca AS Sebut Dampak Badai Matahari Kuat yang Hantam Bumi

Otoritas Cuaca AS Sebut Dampak Badai Matahari Kuat yang Hantam Bumi

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com