Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gamis "Shimmer" Laris Manis, Jadi Tren Baju Lebaran 2024?

Kompas.com - 05/04/2024, 09:30 WIB
Diva Lufiana Putri,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gamis shimmer atau berkilauan menjadi incaran sejumlah perempuan muslim untuk hari raya Idul Fitri 2024.

Di media sosial TikTok, gamis shimmer disebut tren baju Lebaran 2024 karena stoknya yang selalu laris manis di pasaran.

Bahkan, beberapa warganet berkelakar, Idul Fitri tahun ini akan sangat menyilaukan mata karena banyaknya perempuan yang mengenakan pakaian bernuansa shimmer.

Nadira, seorang pedagang baju di Thamrin City, salah satu pusat belanja mode populer di Jakarta mengatakan, tahun ini gamis dengan bahan shimmer tampaknya sangat diminati.

Bahan shimmer memiliki karakteristik mewah dengan kain glossy yang memberikan efek metalic shining, tetapi nyaman, adem, dan tidak menerawang ketika dikenakan.

"Kalau di 2024 sekarang gamis yang lagi tren itu yang dari bahan shimmer," ucapnya ditemui Kompas.com, Senin (26/2/2024).

Lantas, mungkinkah gamis shimmer menjadi tren baju Lebaran 2024?

Baca juga: Ramai soal Baju Bekas Impor Rp 40 M Akan Dibakar, Ini Kata Kemendag RI


Tren baju Lebaran 2024

Desainer merek Rengganis dan Indische, Riri Rengganis mengungkapkan, tren baju muslim untuk Lebaran 2024 secara umum tidak terlalu jauh dari tahun sebelumnya.

"Yaitu gamis-gamis yang bermotif full atas sampai bawah, umumnya digital printing dengan bahan yang halus licin," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/4/2024).

Namun, jika diperhatikan, menurutnya semua desainer modest wear umumnya bertahan dengan DNA atau ciri khas masing-masing.

Misalnya, jika tahun lalu menggunakan sifon berbordir, Lebaran tahun ini juga akan tetap mengenakan bahan seperti itu.

"Yang dulunya pakai monogram, sekarang juga bertahan dengan itu, dan seterusnya," tambahnya.

Desainer yang menjadi bagian dari National Board Indonesian Fashion Chamber (IFC) ini mengatakan, gamis shimmer yang diklaim sebagai tren baju Lebaran 2024 sebenarnya sudah ada sejak tahun lalu.

Kendati demikian, Riri menyampaikan, busana ini tampaknya sedang ramai di kalangan tertentu, terutama pengguna TikTok dan Generasi Z yang mencari barang murah.

"Karena memang kenyataannya gamis shimmer ini sangat murah. Bahkan menurut keterangan salah satu produsen di IFC, harga gamis shimmer tahun lalu tidak terlalu murah, tapi tahun ini menjadi sangat murah mungkin karena banyak yang membuatnya," terang Riri.

"Jadi kalau ada yang menganggap itu lagi hype banget berarti dia memang gaulnya di TikTok," sambungnya.

Baca juga: Ramai Tips Cuci dan Setrika Uang karena Susah Tukar untuk Lebaran 2024, Ini Imbauan BI

Halaman:

Terkini Lainnya

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Tren
Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Tren
Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Tren
Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Tren
Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Tren
Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Tren
Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Tren
Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Tren
Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Tren
Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Tren
Kata Media Asing soal PDN Diserang 'Ransomware', Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Kata Media Asing soal PDN Diserang "Ransomware", Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Tren
Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Tren
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Tren
Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Tren
7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com