Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca BMKG 11-12 Mei | Peserta BPJS Kesehatan Bisa Berobat Hanya dengan KTP

Kompas.com - 12/05/2024, 05:30 WIB
Alinda Hardiantoro,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sejumlah artikel kanal Tren menarik minat pembaca sepanjang Sabtu (11/5/2024).

Informasi tentang prakiraan cuaca 11-12 Mei, menjadi artikel paling terpopuler sepanjang 24 jam.

Pembaca juga tertarik dengan artikel tentang peserta BPJS Kesehatan bisa berobat hanya dengan KTP, dampak gangguan magnet Bumi, Kemenhub minta ASN jaga etika, serta 90 penerbangan maskapai di India batal karena pramugari ramai-ramai cuti sakit.

Berikut artikel terpopuler kanal Tren sepanjang Sabtu (11/5/2024) hingga Minggu (12/5/2024) pagi:

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus di Subang, 9 Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka

1. Prakiraan cuaca BMKG 11-12 Mei

BMKG mengeluarkan peringatan potensi dini cuaca ekstrem di sejumlah daerah pada periode 11-12 Mei 2024.

Potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, petir, dan angin kencang akibat adanya daerah perlambatan dan kecepatan angin (konvergensi) yang terpantau berada di Samudra Hindia barat ke Sumatera Barat hingga barat Aceh, serta dari Selat Malaka hingga Laut Andaman.

Mana saja daerah yang berpotensi alami cuaca ekstrem? Simak selengkapnya dalam artikel berikut: BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 11-12 Mei 2024.

2. Peserta BPJS Kesehatan Bisa Berobat Hanya dengan KTP

Media sosial diramaikan dengan keluhan warganet terkait petugas fasilitas kesehatan yang masih kerap menanyakan kartu fisik BPJS Kesehatan saat berobat.

Atas unggahan itu, Asisten Deputi Bidang Komuniksi Publik dan Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menegaskan bahwa warga bisa berobat secara gratis hanya dengan KTP.

Informasi selengkapnya dapat disimak dalam artikel berikut: BPJS Kesehatan: Peserta Bisa Berobat Hanya dengan Menunjukkan KTP Tanpa Tambahan Berkas Lain.

3. Dampak gangguan magnet Bumi

BMKG mendeteksi adanya gangguan magnet Bumi atau geomagnetik pada Jumat (10/5/2024).

Koordinator Bidang Geofisika Potensial BMKG Muhamad Syirojudin mengatakan, fenomena geomagnetik ini diakibatkan oleh badai Matahari dari lontaran massa korona Matahari.

Lantas, apa dampak dari adanya gangguan magnet Bumi ini? Simak selengkapnya dalam artikel berikut: BMKG Deteksi Gangguan Magnet Bumi, Apa Dampaknya di Indonesia?

4. Kemenhub tuntut ASN jaga etika

Belakangan, oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Perhubuangan (Kemenhub) mendapat sorotan warganet.

Pasalnya, ASN yang diketahui bernama Asri Damuna, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara itu mengajak seorang Youtuber Korea Selatan untuk mampir ke hotelnya pada Jumat (10/5/2024).

Halaman:

Terkini Lainnya

Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 24-25 Juni 2024

Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 24-25 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca 23-24 Juni | Tentang Family Office yang Ingin Dibentuk Luhut

[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca 23-24 Juni | Tentang Family Office yang Ingin Dibentuk Luhut

Tren
Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Tren
Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Tren
Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial 'Joko Anwar's Nightmares and Daydreams'

Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial "Joko Anwar's Nightmares and Daydreams"

Tren
Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Tren
Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Tren
Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Tren
Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Tren
Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Tren
Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Tren
Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Tren
Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Tren
Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Tren
Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com