Dokter Jepang Lakukan Cangkok Paru Pasien Corona dari Donor Hidup

Kompas.com - 16/04/2021, 16:00 WIB
Kombinasi dua radiograf, dirilis pada 9 April 2021 oleh Rumah Sakit Universitas Kyoto, Jepang, menunjukkan dada pasien sebelum (kiri) dan sesudah operasi transplantasi paru-paru (kanan). Dokter di RS Universitas Kyoto pada 8 April 2021 mengumumkan sukses mentransplantasi jaringan paru-paru dari donor hidup ke pasien yang mengalami kerusakan akibat Covid-19. Kyoto University Hospital via APKombinasi dua radiograf, dirilis pada 9 April 2021 oleh Rumah Sakit Universitas Kyoto, Jepang, menunjukkan dada pasien sebelum (kiri) dan sesudah operasi transplantasi paru-paru (kanan). Dokter di RS Universitas Kyoto pada 8 April 2021 mengumumkan sukses mentransplantasi jaringan paru-paru dari donor hidup ke pasien yang mengalami kerusakan akibat Covid-19.

KOMPAS.com - Seorang pasien Covid-19 di Jepang berhasil menerima transplantasi paru-paru pertama di dunia dari donor hidup.

Melansir The Guardian, 10 April 2021, dokter mengatakan dia dapat kembali ke kehidupan normalnya dalam waktu sekitar tiga bulan.

Pasien tersebut diidentifkasi sebagai perempuan dari wilayah barat Jepang, Kansai. Transplantasi dilakukan oleh dokter di Rumah Sakit Universitas Kyoto pada Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Begini Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Selama Ramadhan

Donor dari suami dan anak

Berdasarkan pernyataan dari rumah sakit, pasien yang mengalami kerusakan paru-paru parah akibat Covid-19 itu pulih setelah menjalani hampir 11 jam operasi.

Donor hidup diambil dari suami dan putranya, yang masing-masing menyumbangkan sebagian paru-parunya.

Sampai operasi selesai, kondisi ketiga orang ini tetap stabil.

Universitas Kyoto mengklaim bahwa operasi ini adalah transplantasi jaringan paru-paru pertama di dunia dari donor hidup ke orang dengan kerusakan paru-paru Covid-19.

Transplantasi dari donor mati otak di Jepang masih jarang terjadi, dan donor hidup dianggap sebagai pilihan yang lebih realistis bagi pasien.

Baca juga: Denmark Hentikan Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Secara Total

Transplantasi sebelumnya

Universitas Kyoto mengatakan, sebelumnya, lusinan transplantasi bagian paru-paru yang diambil dari donor mati otak ke pasien dengan kerusakan paru-paru akibat virus corona telah dilakukan di AS, Eropa, dan China.

Pada Juni 2020, seorang wanita muda di AS telah menerima transplantasi paru ganda setelah virus corona menyebabkan kerusakan parah pada organnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X