STAN Batal Terima Mahasiswa Baru, 7 Sekolah Kedinasan Buka Pendaftaran 8 Juni 2020

Kompas.com - 08/05/2020, 11:09 WIB
Ilustrasi. Praja IPDN Dok. Laman resmi IPDNIlustrasi. Praja IPDN

KOMPAS.com - Pengelola Politeknik Keuangan Negara STAN memutuskan membatalkan penerimaan mahasiswa baru pada 2020 karena situasi pandemi virus corona.

Sementara itu, Pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan lainnya dijadwalkan akan dibuka awal Juni 2020.

Kepastian tersebut disebutkan dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dengan nomor B/435/M.SM.01.00/2020.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian megatakan, tahapan penerimaan calon siswa/siswi/taruna/taruni sekolah kedinasan awalnya dijadwalkan berlangsung pada April 2020.

Baca juga: Pemerintah Tidak Batalkan SKB CPNS 2019, Ini Alasannya

Namun, dengan merebaknya kasus virus corona di Indonesia, rencana tersebut mundur dan dijadwalkan akan dilakukan pada awal Juni 2020.

"Jadwal pelaksanaan seleksi tetap memperhatikan kebijakan pemerintah terkait status darurat pandemi Covid-19 apabila ke depan terdapat perubahan," kata Andi kepada Kompas.com, Jumat (8/5/2020).

Jadwal dan tahap pendaftaran sekolah kedinasan

Berikut rangkaian jadwal pendaftaran sekolah kedinasan yang ditetapkan Kementerian PAN-RB tahun 2020:

  1. Pengumuman pendaftaran: 1 Juni 2020
  2. Pendaftaran SSCASN- BKN: 8-23 Juni 2020
  3. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar: Juli 2020
  4. Pelaksanaan Seleksi Lanjutan: diatur masing-masing kementerian/lembaga

Lebih lanjut, pelaksanaan seluruh kegiatan pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan ini akan tetap memperhatikan perkembangan pandemi Covid-19.

"Tahapan demi tahapan rangkaian ini diselenggarakan tetap dengan memperhatikan pedoman serta protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah," kata Andi.

Selain itu, jadwal dapat dilakukan penyesuaian jika terdapat perubahan kebijakan pemerintah tentang status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia.

Baca juga: Bagaimana Kabar Kelanjutan CPNS 2019? Ini Jawaban BKN

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai soal Dampak Tak Pakai Bra Selama WFH, Simak Penjelasan Dokter

Ramai soal Dampak Tak Pakai Bra Selama WFH, Simak Penjelasan Dokter

Tren
2.657 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Apa Penyebab Utamanya?

2.657 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Apa Penyebab Utamanya?

Tren
Berikut 10 KA Jarak Jauh yang Beroperasi Mulai 10 Juli 2020 dari Jakarta

Berikut 10 KA Jarak Jauh yang Beroperasi Mulai 10 Juli 2020 dari Jakarta

Tren
Apakah Vaksin Virus Corona Aman dan Efektif? AS Akan Melihatnya Akhir Tahun Ini

Apakah Vaksin Virus Corona Aman dan Efektif? AS Akan Melihatnya Akhir Tahun Ini

Tren
Mengenal Food Estate, Program Pemerintah yang Disebut Dapat Meningkatkan Ketahanan Pangan...

Mengenal Food Estate, Program Pemerintah yang Disebut Dapat Meningkatkan Ketahanan Pangan...

Tren
Dua Kemungkinan soal Penggembungan pada Tubuh Gunung Merapi...

Dua Kemungkinan soal Penggembungan pada Tubuh Gunung Merapi...

Tren
Viral, Video Cara Mematikan Kutu dengan Raket Listrik ke Tubuh Kucing, Ini Penjelasan Dokter...

Viral, Video Cara Mematikan Kutu dengan Raket Listrik ke Tubuh Kucing, Ini Penjelasan Dokter...

Tren
Maria Pauline Lumowa Diekstradisi Setelah 17 Tahun Buron, Bagaimana dengan Djoko Tjandra?

Maria Pauline Lumowa Diekstradisi Setelah 17 Tahun Buron, Bagaimana dengan Djoko Tjandra?

Tren
Analisis Pakar Penerbangan soal MV-22 Osprey Block C, Benarkah Sering Jatuh?

Analisis Pakar Penerbangan soal MV-22 Osprey Block C, Benarkah Sering Jatuh?

Tren
Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Tren
Selain Maria Pauline Lumowa, Siapa Saja yang Pernah Dijerat Kasus Pembobolan BNI?

Selain Maria Pauline Lumowa, Siapa Saja yang Pernah Dijerat Kasus Pembobolan BNI?

Tren
[HOAKS] 1.000 Santri di Kudus Tak Sadarkan Diri Setelah Rapid Test

[HOAKS] 1.000 Santri di Kudus Tak Sadarkan Diri Setelah Rapid Test

Tren
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

Tren
Melihat Kembali Kasus Pembobolan BNI yang Jerat Maria Pauline Lumowa...

Melihat Kembali Kasus Pembobolan BNI yang Jerat Maria Pauline Lumowa...

Tren
Kedaulatan Alam Maya Nusantara

Kedaulatan Alam Maya Nusantara

Tren
komentar
Close Ads X