Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fortuner Polda Jabar Tabrak Elf Picu Kecelakaan di Tol MBZ, Pengemudi Diperiksa Propam

Kompas.com - 07/05/2024, 19:00 WIB
Alinda Hardiantoro,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) buka suara soal kecelakaan beruntun di Km 14 Tol Layang Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ), Jawa Barat, Senin (6/5/2024) pagi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Jules A Abast mengonfirmasi, pengemudi mobil dinas tersebut adalah polisi Polda Jabar berinisial MRA.

"Kendaraan dinas milik salah satu pejabat utama Polda Jabar," ucap Jules, dilansir dari Kompas.com, Selasa (7/5/2024).

Saat ini, insiden tersebut sedang ditangani Polres Metro Bekasi Kota lantaran masuk wilayah Polda Metro Jaya.

Baca juga: Kronologi Fortuner Polda Jabar Picu Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ, Diselesaikan secara Kekeluargaan

Kronologi kecelakaan beruntun di Tol MBZ

Diberitakan Kompas.com, Selasa (7/5/2024), insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil Toyota Fortuner berpelat nomor dinas dan mikrobus terjadi di Km 14 Tol Layang Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ), Senin (6/5/2024) sekitar pukul 07.00 WIB.

Mobil Toyota Fortuner yang dikendarai anggota Polda Jabar itu melaju dari arah Cikampek menuju Jakarta.

Kendaraan tersebut berada di lajur paling kiri atau bahu jalan.

Sementara mobil lainnya yang terlibat kecelakaan, Mitsubishi jenis mikrobus berpelat nomor Z-7039-ND, melintas di lajur satu.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Yugi Bayu Hendarto menyampaikan, posisi kedua kendaraan tersebut beriringan tetapi jaraknya memang terlalu dekat.

"Dia (mobil dinas Polda Jabar) menabrak mobil Mitsubishi sampai mobil itu terlempar ke kanan mengenai pembatas jalan. Kendaraan Fortuner (terlempar) ke arah kiri (bahu jalan) dan berhenti,"jelas dia.

Akibatnya, mobil mikrobus tersebut terhempas karena bagian kiri belakangnya terbentur mobil Fortuner.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kedua pihak hanya mengalami kerugian material.

Baca juga: Berlaku Mulai 9 Maret 2024, Ini Tarif Terbaru Tol Japek dan MBZ

Dugaan penyebab kecelakaan beruntun di Tol MBZ

Lebih lanjut, Yugi menduga, kecelakaan tersebut disebabkan karena sopir mobil Toyota Fortuner dalam keadaan mengantuk.

"Kalau kami selidiki, sopirnya kami selidiki, dugaan sementaranya seperti itu. Sopirnya mengantuk," kata dia.

Kedua belah pihak memutuskan untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan berdasarkan kesepakatan seluruh pihak terkait.

Kendati demikian, Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Jules menyampaikan, MRA rencananya akan diperiksa Propam Polda Jabar

"Yang bersangkutan anggota Polda Jabar, dan akan diperiksa Propam Polda Jabar," kata Jules.

(Sumber: Kompas.com/ Nabilla Ramadhian, Agie Permadi | Editor: Fitria Chusna Farisa, Teuku Muhammad Valdy Arief).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

6 Efek Samping Goji Berry, Gula Darah dan Tekanan Darah Berpotensi Turun Drastis

6 Efek Samping Goji Berry, Gula Darah dan Tekanan Darah Berpotensi Turun Drastis

Tren
Tak Pernah Dipakai, Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dinonaktifkan?

Tak Pernah Dipakai, Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dinonaktifkan?

Tren
6 Suplemen yang Berpotensi Memicu Jerawat, Apa Saja?

6 Suplemen yang Berpotensi Memicu Jerawat, Apa Saja?

Tren
Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 24-25 Juni 2024

Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 24-25 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca 23-24 Juni | Tentang Family Office yang Ingin Dibentuk Luhut

[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca 23-24 Juni | Tentang Family Office yang Ingin Dibentuk Luhut

Tren
Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Tren
Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Tren
Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial 'Joko Anwar's Nightmares and Daydreams'

Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial "Joko Anwar's Nightmares and Daydreams"

Tren
Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Tren
Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Tren
Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Tren
Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Tren
Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Tren
Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Tren
Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com