Kerajaan Mengwi: Sejarah, Raja-raja, dan Keruntuhan

Kompas.com - 24/11/2021, 14:00 WIB
Pura Taman Ayun, salah satu peninggalan Kerajaan Mengwi. Wikimedia CommonsPura Taman Ayun, salah satu peninggalan Kerajaan Mengwi.

KOMPAS.com - Kerajaan Mengwi adalah kerajaan di Bali yang raja-rajanya masih keturunan Gajah Mada, Mahapatih Majapahit.

Pada masa jayanya, kerajaan yang berpusat di Kabupaten Badung ini menguasai wilayah Karma, Kadeatan, Gianyar, dan Marga.

Setelah dua abad berkuasa, Kerajaan Mengwi runtuh pada akhir abad ke-19 karena diserang kerajaan-kerajaan lain di Bali.

Sejarah berdirinya Kerajaan Mengwi

Asal-usul Kerajaan Mengwi dapat ditelusuri dari kisah seorang tokoh bernama Agung Anom, yang berhasil menguasai Desa Kapal (selatan Mengwi) pada abad ke-17.

Namun, karena serangan penguasa lokal lainnya, ia terpaksa melarikan diri dan akhirnya menjadi pemimpin di Desa Blayu.

Agar kekuasaannya semakin kokoh, Agung Anom menjalin aliansi dengan Buleleng, yang saat itu dikuasai oleh Panji Sakti.

Bahkan hubungan keduanya dikukuhkan dengan pernikahan antara Agung Anom dengan putri Panji Sakti.

Menjelang awal abad ke-18, Agung Anom turut serta dalam penaklukan Buleleng atas Blambangan di ujung timur Jawa Timur.

Setelah kematian Panji Sakti pada sekitar 1704, hubungan Agung Anom dengan Buleleng, yang mengalami konflik suksesi, mulai renggang.

Ia lantas mengukuhkan diri sebagai raja Mengwi pertama dengan gelar I Gusti Agung Ngurah Made Agung (1690-1722).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.