Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Museum Nasional Indonesia

Kompas.com - 15/06/2021, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Museum Nasional Indonesia atau Museum Gajah adalah museum arkeologi, sejarah, etnografi, dan geogradi yang berada di Jakarta Pusat.

Museum ini menjadi museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara yang berdiri pada 24 April 1778. 

Baca juga: Wilayah Kekuasaan Kerajaan Majapahit

Sejarah

Berdirinya Museum Nasional Indonesia pada 24 April 1778 ini bermula dari pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen, sebuah lembaga kebudayaan di Batavia.

Pada masa pemerintahan Inggris, 1811 sampai 1816, Thomas Stamford, direktur Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen memerintahkan pembentukan gedung baru.

Gedung tersebut akan dibangun di Jalan Majapahit No.3 yang akan digunakan sebagai museusm dan ruang pertemuan untuk Literary Society, perkumpulan penyuka literatur.

Pada 1862, setelah museum sudah dipenuhi dengan beberapa koleksi, pemerintah Hindia Belanda mendirikan gedung museum pada 1868. 

Pada 17 September 1962, Lembaga Kebudayaan Indonesia menyerahkan museum ini kepada pemerintah Republik Indonesia. 

Sejak saat itu, pengelolaan museum dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Kemudian, pada 2005, Museum Nasional telah dikelola oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Museum Nasional juga dikenal sebagai Museum Gajah. Pada halaman museum terdapat sebuah patung.

Patung yang terletak di halaman Monumen Nasional adalah patung gajah berbahan perunggu oleh Raja Chulalongkorn dari Thailand pada 1871. 

Sejak 28 Mei 1979, nama resmi dari lembaga ini adalah Museum Nasional Republik Indonesia.

Baca juga: Sardjito: Pendidikan, Kiprah, dan Perjuangannya

Koleksi

Adapun benda-benda yang ada di dalam museum ini adalah:

  • Arca kuno
  • Prasasti
  • Barang-barang kerajinan

Koleksi-koleksi ini dikategorisasikan ke dalam:

  • Etnografi
  • Perunggu
  • Prasejarah
  • Keramik
  • Tekstil
  • Numismatik
  • Relik sejarah
  • Buku langka
  • Benda berharga

Baca juga: Marthen Indey: Masa Muda, Perjuangan, dan Akhir Hidup

Pada 2001, tercatat ada 109.342 buah koleksi yang berada di dalam Museum Gajah. 

Dari jumlah tersebut, museum ini kemudian dikenal sebagai museum terlengkap di Indonesia.

Koleksi pun semakin bertambah, sampai pada 2006, jumlah koleksi museum telah melebihi 140.000 buah. 

Koleksi paling menarik di dalam museum ini adalah patung Bhairawa.

Patung Bhairawa menjadi patung tertinggi di Museum Nasional (414cm). 

Patung ini berupa laki-laki yang berdiri di atas mayat dan deretan tengkorak serta memegang cangkir yang terbuat dari tengkorak di tangan kiri dan keris pendek gaya Arab di tangan kanan.

Patung ini diperkirakan ditemukan di Padang Roco, Sumatera Barat, yang berasal dari abad ke-13 atau 14.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Inggris, Tinta Warna Pergi Kemana-mana

Dari Inggris, Tinta Warna Pergi Kemana-mana

Stori
Fikih Kenegaraan Gus Dur

Fikih Kenegaraan Gus Dur

Stori
Prasasti Sukamerta, Peninggalan Kerajaan Majapahit

Prasasti Sukamerta, Peninggalan Kerajaan Majapahit

Stori
Eropa, Paling Telat Kenal Tinta

Eropa, Paling Telat Kenal Tinta

Stori
Yunani dan Romawi, Asal dari Tinta Gampang Luntur

Yunani dan Romawi, Asal dari Tinta Gampang Luntur

Stori
India, Tempat Tinta Tahan Lama

India, Tempat Tinta Tahan Lama

Stori
China, Muasal Tinta Terbaik di Zamannya

China, Muasal Tinta Terbaik di Zamannya

Stori
Indonesia, Salah Satu Asal Tinta

Indonesia, Salah Satu Asal Tinta

Stori
Riwayat Buku Tulis, Tetap Unggul ketimbang Laptop

Riwayat Buku Tulis, Tetap Unggul ketimbang Laptop

Stori
Ciri-ciri Candi Buddha

Ciri-ciri Candi Buddha

Stori
Isi Perjanjian antara Sultan Haji dengan VOC

Isi Perjanjian antara Sultan Haji dengan VOC

Stori
Blok Sekutu dalam Perang Dunia II

Blok Sekutu dalam Perang Dunia II

Stori
Blok Sentral Perang Dunia I

Blok Sentral Perang Dunia I

Stori
Kisah Musik Orkestra Yogyakarta, ada Peran Sultan

Kisah Musik Orkestra Yogyakarta, ada Peran Sultan

Stori
Blok Sekutu Perang Dunia I

Blok Sekutu Perang Dunia I

Stori
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+