Sardjito: Pendidikan, Kiprah, dan Perjuangannya

Kompas.com - 14/06/2021, 20:00 WIB
RS Sardjito di Jalan Kesehatan No 1, Senolowo, Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. RS Sardjito di Jalan Kesehatan No 1, Senolowo, Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

KOMPAS.com - Sardjito merupakan seorang dokter yang menjadi guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. 

Semasa muda, Sardjito turut aktif dalam mengikuti organisasi dan himpunan mahasiswa.

Ia sempat menjadi Ketua Budi Utomo cabang Jakarta. 

Pada masa perang kemerdekaan, Sardjito juga turut serta dalam proses pemindahan Institut Pasteur di Bandung ke Klaten. 

Baca juga: Karel Sadsuitubun (KS Tubun): Peran, Kiprah, dan Pembunuhannya

Pendidikan

Sardjito lahir di Purwodadi, 13 Agustus 1889. 

Sardjito memulai pendidikannya di Sekolah Rakyat di Purwodadi dan Lumajang (1895-1901).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, di Sekolah Belanda di Lumajang (1901-1907). Setelah lulus, ia melanjutkan sekolah dokter di STOVIA atau sekolah kedokteran di Jawa pada 1907-1915. 

Selesai dari STOVIA, Sardjito melanjutkan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Amsterdam (1921-1922).

Ayahnya bekerja sebagai seorang guru, hal ini membuatnya selalu peduli dengan dunia pendidikan. 

Selain pandai dalam pendidikan, Sardjito juga aktif di dalam organisasi dan himpunan mahasiswa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Kompas.com
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X