Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Hari Pers Nasional

Kompas.com - 01/03/2024, 13:00 WIB
Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti,
Widya Lestari Ningsih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di Indonesia, tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional.

Gagasan mengenai peringatan Hari Pers Nasional muncul pada Kongres ke-16 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Padang, Sumatera Barat, pada 1978.

Penetapan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional akhirnya disahkan oleh Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985.

Baca juga: Mengenal Tirto Adhi Soerjo, Bapak Pers Nasional

Sejarah Hari Pers Nasional

Dalam penyelenggaraan Kongres ke-16 PWI di Padang pada 1978, timbul pembahasan mengenai penetapan Hari Pers Nasional.

Gagasan tersebut muncul dari keinginan tokoh pers untuk menghargai peran dan sumbangan pers Indonesia secara nasional.

Sejak masa penjajahan, pers telah digunakan sebagai alat perjuangan dan pembangkit cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Sejak itu pula, wartawan memiliki peran yang sangat penting dalam melaporkan perjuangan kemerdekaan, menyebarkan informasi mengenai kekejaman penjajah, membentuk opini publik, serta menghadapi risiko dan represi, sebagai bentuk dukungannya terhadap perjuangan nasional.

Semangat perjuangan wartawan selama masa penjajahan mendapat pengakuan pada 9 Februari 1946, ketika PWI didirikan sebagai wadah aspirasi para jurnalis.

PWI berdiri ketika bangsa Indonesia berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajahan Belanda.

Langkah ini diambil untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dari pers nasional, sebagai institusi yang merdeka dan bertanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip Pancasila.

Baca juga: Perkembangan Pers pada Masa Kolonial

PWI menjadi tonggak penting dalam lahirnya Hari Pers Nasional.

Pasalnya, kehadiran PWI membantu memperkuat posisi wartawan Indonesia dan menjadikannya pendukung serta kekuatan pers nasional.

Penetapan Hari Pers Nasional akhirnya diresmikan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional, yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985.

Tujuan perayaan Hari Pers Nasional adalah untuk mengembangkan kehidupan pers nasional Indonesia sebagai pers yang bebas dan bertanggung jawab berdasarkan Pancasila.

Hari Pers Nasional sebagaimana dimaksud dalam Keppres tersebut, bukan tanggal merah atau hari libur.

 

 

Referensi:

  • Efendi, A. (2020). Perkembangan Pers di Indonesia. Semarang: Alprin
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Soesalit Djojoadhiningrat, Putra Tunggal RA Kartini

Soesalit Djojoadhiningrat, Putra Tunggal RA Kartini

Stori
Sejarah Pura Kahyangan Tiga di Bali

Sejarah Pura Kahyangan Tiga di Bali

Stori
Sejarah Koperasi di Dunia

Sejarah Koperasi di Dunia

Stori
Sejarah Senam di Dunia

Sejarah Senam di Dunia

Stori
Hindun binti Utbah, Pemakan Hati Paman Rasulullah yang Bertobat

Hindun binti Utbah, Pemakan Hati Paman Rasulullah yang Bertobat

Stori
Kisah Perjuangan RA Kartini

Kisah Perjuangan RA Kartini

Stori
Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan dari Jepara

Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan dari Jepara

Stori
Alasan Masa Bercocok Tanam Dianggap sebagai Tonggak Kemajuan Manusia

Alasan Masa Bercocok Tanam Dianggap sebagai Tonggak Kemajuan Manusia

Stori
Sejarah Pertempuran Selat Sunda

Sejarah Pertempuran Selat Sunda

Stori
9 Kerajaan Islam di Papua

9 Kerajaan Islam di Papua

Stori
Kenapa Tan Malaka Dieksekusi Mati oleh Tentara?

Kenapa Tan Malaka Dieksekusi Mati oleh Tentara?

Stori
Manusia Purba Pertama yang Memanfaatkan Api

Manusia Purba Pertama yang Memanfaatkan Api

Stori
Pengaruh Islam dalam Bidang Seni Tari dan Musik

Pengaruh Islam dalam Bidang Seni Tari dan Musik

Stori
Runtuhnya Kerajaan Yerusalem

Runtuhnya Kerajaan Yerusalem

Stori
Isi Piagam PBB

Isi Piagam PBB

Stori
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com