Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Laporan Keuangan: Definisi, Pengaruh, Pihak yang Membutuhkan, serta Tujuannya

Kompas.com - 13/05/2022, 11:00 WIB
Rita Puspaningsih,
Vanya Karunia Mulia Putri

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi finansial suatu entitas di periode tertentu.

Biasanya perusahaan membuat laporan ini ketika periode akuntansinya sudah memasuki bulan akhir.

Tiap detail laporan keuangan akan dibutuhkan untuk evaluasi perusahaan, sehingga pembuatannya tidak dapat diabaikan.

Isi laporan ini berupa catatan transaksi dan uang yang terjadi dalam sebuah bisnis. Laporan ini juga menjadi acuan bagaimana perkembangan kinerja perusahaan dalam satu periode.

Dengan adanya informasi tersebut, bisa diketahui berapa banyak laba dan rugi yang didapat perusahaan.

Oleh karena itu, laporan keuangan menjadi hal penting yang perlu dikerjakan secara detail, terperinci, dan akurat.

Baca juga: Pengertian Laporan Keuangan, Tujuan dan Jenisnya

Definisi laporan keuangan

Dikutip dari buku Dasar-dasar Analisa Laporan Keuangan (2018) karangan Wastam Wahyu Hidayat, laporan keuangan merupakan informasi yang menggambarkan kondisi keuangan perusahaan, di mana informasi tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran kinerja keuangannya.

Dalam buku yang sama, Munawair menjelaskan bahwa laporan keuangan adalah alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi, sehubungan dengan posisi keuangan serta hasil yang telah dicapai perusahaan bersangkutan.

Dengan begitu, laporan keuangan diharapkan akan membantu para pengguna (user) untuk membuat keputusan ekonomi yang bersifat finansial.

Laporan keuangan dan pengaruhnya bagi perusahaan

Laporan keuangan yang dipublikasikan dianggap penting dalam menilai suatu perusahaan. Sebab informasi laporan keuangan itu dapat dianalisis, apakah perusahaan itu baik atau tidak, bagi yang berkepentingan.

Pada setiap perusahaan, bagian keuangan memegang peranan penting dalam menentukan arah perencanaan perusahaan.

Oleh karena itu, bagian keuangan harus berfungsi secara baik. Sehingga pihak-pihak yang membutuhkan bisa memperoleh laporan keuangan tersebut dan membantu proses pengambilan keputusan.

Baca juga: Unsur-unsur Laporan Keuangan dan Lama Penyimpanan Dokumen Keuangan

Tiap aktivitas bisnis harus dianalisis secara mendalam, baik oleh manajemen maupun pihak yang berkepentingan dengan perusahaan tersebut.

Bisa disimpulkan bahwa manajemen menyajikan laporan keuangan, dan pihak luar perusahaan memanfaatkannya untuk proses pembuatan keputusan.

Pihak yang membutuhkan laporan keuangan

Beberapa pihak yang selama ini dianggap membutuhkan laporan keuangan perusahaan adalah:

Kreditur

Adalah pihak yang memberi pinjaman, baik dalam bentuk uang, barang maupun jasa.

Investor

Adalah pihak yang membeli saham, atau komisaris perusahaan yang membutuhkan laporan keuangan, guna mengetahui kondisi perusahaan, agar memastikan bahwa uang yang diinvestasikannya aman dan menguntungkan.

Akuntan Publik

Adalah pihak yang melakukan audit laporan keuangan perusahaan untuk selanjutnya dinilai dalam bentuk rekomendasi.

Baca juga: Analisis Laporan Keuangan: Tujuan, Manfaat, dan Metodenya

Karyawan

Adalah pihak yang secara penuh bekerja dan menggantungkan hidupnya pada perusahaan. Oleh karena itu, laporan keuangan diperlukan guna mengetahui kondisi perusahaan di masa mendatang.

Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan)

Adalah pihak pengawas perusahaan yang go public. Bertugas mengevaluasi laporan keuangan dan menentukan apakah sebuah perusahaan layak go public atau tidak.

Konsumen

Adalah pihak yang menikmati produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan. Konsumen yang loyal akan memiliki tingkat ketergantungan tinggi terhadap produk dan jasa.

Pemasok

Adalah pihak yang menerima order untuk memasok kebutuhan perusahaan. Laporan keuangan diperlukan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam melakukan pembayaran secara rutin terhadap barang atau jasa yang disuplai.

Pemerintah

Adalah pihak yang membutuhkan laporan keuangan untuk melihat perkembangan perusahaan serta penerimaan pajak.

Tujuan laporan keuangan

Dikutip dari buku Praktis Menyusun Laporan Keuangan (2015) karangan Hery, secara umum, laporan keuangan ditujukan untuk memberi informasi yang berguna bagi investor dan kreditur, guna mengambil keputusan terkait hal tersebut.

Baca juga: 4 Tahap-tahap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan khusus laporan keuangan adalah menyajikan posisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar serta sesuai dengan prinsip akuntansi secara umum.

Berikut tujuan laporan keuangan:

  1. Memberi informasi tepercaya mengenai sumber daya ekonomi dan kewajiban perusahaan dengan maksud:
    1. Menilai kelemahan dan kekuatan perusahaan
    2. Menunjukkan posisi keuangan dan investasi perusahaan
    3. Menilai kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajibannya
    4. Menunjukkan kemampuan sumber daya yang ada untuk pertumbuhan perusahaan.
  2. Memberi informasi tepercaya tentang sumber kekayaan bersih yang berasal dari kegiatan usaha mencari laba, bermaksud untuk:
    1. Memberi gambaran jumlah dividen yang diharapkan pemegang saham
    2. Menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajibannya kepada kreditur, pemasok, pegawai, pemerintah, serta kemampuan mengumpulkan dana bagi perusahaan
    3. Memberi informasi kepada manajemen untuk digunakan dalam pelaksanaan fungsi perencanaan dan pengendalian
    4. Menunjukkan tingkat kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba jangka panjang.
  3. Memungkinkan untuk menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba
  4. Memberi informasi lain yang diperlukan tentang aset dan kewajiban perusahaan
  5. Mengungkapkan informasi relevan lainnya yang dibutuhkan para pemakai laporan.

Baca juga: Laporan Keuangan dan Mata Uang Pelaporan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Isi Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula

Isi Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula

Skola
30 Contoh Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris

30 Contoh Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris

Skola
Makna Serat Wulangreh Pupuh Pangkur

Makna Serat Wulangreh Pupuh Pangkur

Skola
Jenis-jenis Kelompok Sosial Tidak Teratur

Jenis-jenis Kelompok Sosial Tidak Teratur

Skola
Serat Wulangreh Pupuh Megatruh

Serat Wulangreh Pupuh Megatruh

Skola
Pengertian Paguyuban beserta Jenis dan Contohnya

Pengertian Paguyuban beserta Jenis dan Contohnya

Skola
Fakta dari Serat Wulangreh

Fakta dari Serat Wulangreh

Skola
4 Faktor Pendorong Interaksi Sosial

4 Faktor Pendorong Interaksi Sosial

Skola
8 Nama Ibu Kota Negara Bagian di Australia

8 Nama Ibu Kota Negara Bagian di Australia

Skola
4 Ciri Negara yang Menganut Asas Kedaulatan Rakyat

4 Ciri Negara yang Menganut Asas Kedaulatan Rakyat

Skola
Apa Itu Dampak Afektif, Kognitif, dan Konatif Komunikasi?

Apa Itu Dampak Afektif, Kognitif, dan Konatif Komunikasi?

Skola
Perbedaan Singkatan dan Akronim, Apa Sajakah Itu?

Perbedaan Singkatan dan Akronim, Apa Sajakah Itu?

Skola
7 Ciri-ciri yang Dimiliki Planet Mars

7 Ciri-ciri yang Dimiliki Planet Mars

Skola
Kelangkaan: Pengertian dan Contohnya

Kelangkaan: Pengertian dan Contohnya

Skola
Proses Terjadinya Hubungan Sosial Secara Asosiatif

Proses Terjadinya Hubungan Sosial Secara Asosiatif

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com