Kompas.com - 26/02/2020, 19:30 WIB
Ilustrasi laporan keuangan shutterstock.comIlustrasi laporan keuangan

KOMPAS.com - Laporan keuangan (financial statements) biasanya menunjukkan kondisi finansial suatu entitas pada suatu periode tertentu.

Dengan laporan keuangan, sebuah perusahaan dapat memantau perkembangan bisnisnya.

Informasi dalam laporan keuangan, tidak hanya digunakan oleh pemilik atau manajemen, melainkan juga beberapa pihak yang ditunjuk untuk dapat menggunakannya.

Dalam buku Praktis Menyusun Laporan Keuangan (2015) karya Hery, pengertian laporan keuangan adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Laporan keuangan merupakan produk akhir dari serangkaian proses pencatatan dan pengikhtisaran data transaksi bisnis.

Baca juga: Menengok Profesi Bidang Akuntansi

Tujuan laporan keuangan

Tujuan keseluruhan dari laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi berguna bagi investor dan kreditor dalam pengambilan keputusan investasi dan kredit.

Tujuan khusus laporan keuangan adalah menyajikan posisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajib. Serta sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Sedangkan tujuan umum laporan keuangan terbagi sebagai berikut:

Memberikan informasi yang terpercaya

Informasi yang diberikan tentang sumber daya ekonomi dan kewajiban perusahaan, dengan maksud:

  1. Menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan
  2. Menunjukkan posisi keuangan dan investasi perusahaan
  3. Menilai kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajibannya
  4. Menunjukkan kemampuan sumber daya yang ada untuk pertumbuhan perusahaan

Memberikan informasi sumber kekayaan

Memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber kekayaan bersih yang berasal dari kegiatan usaha dalam mencari laba. Hal ini dengan maksud:

  1. Memberikan gambaran jumlah dividen yang diharapkan pemegang saham.
  2. Menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban kepada kreditor, supplier, pegawai, pemerintah, dan kemampuan dalam mengumpulkan dana untuk kepentingan ekspansi perusahaan.
  3. Memberikan informasi kepada manajemen untuk digunakan dalam pelaksanaan fungsi perencanaan dan pengendalian.
  4. Menunjukkan tingkat kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba jangka panjang.

Baca juga: 8 Etika Profesi Akuntansi

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.