8 Etika Profesi Akuntansi

Kompas.com - 17/02/2020, 07:00 WIB
Delapan etika profesi akuntansi shutterstock.comDelapan etika profesi akuntansi

KOMPAS.com - Seorang akuntan memiliki peran besar dalam meningkatkan transparansi dan kualitas informasi keuangan.

Hal tersebut untuk mewujudkan perekonomian nasional yang sehat dan efisien. Dalam menjalankan tugasnya, akuntan dituntut untuk mematuhi kode etik profesi.

Dalam buku Akuntansi Dasar (2019) karya Irmah Halimah Bachtiar, etika profesi akuntansi merupakan suatu ilmu yang membahas perilaku perbuatan baik dan buruk sebagai akuntan.

Sekaligus pemahaman yang harus dipelajari oleh manusia terhadap pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus.

Terdapat delapan etika profesi akuntansi yang tercantum dalam kode etik akuntan Indonesia, sebagai berikut:

  • Tanggung jawab profesi

Dalam melaksanakan tanggung jawab sebagai profesi, setiap anggota harus menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukan.

Baca juga: Proses Akuntansi dan Tujuannya

Sebagai profesional, anggota memiliki peran dalam masyarakat. Anggota juga harus selalu bertanggung jawab untuk bekerja sama dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi.

Harus mampu memelihara kepercayaan masyarakat dan menjalankan tanggung jawab profesi dalam mengatur dirinya sendiri.

Usaha kolektif semua anggota diperlukan untuk memelihara dan meningkatkan tradisi profesi.

  • Kepentingan publik

Setiap anggota profesi akuntansi senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X