Kompas.com - 24/06/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi organisasi lini KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi organisasi lini

KOMPAS.com - Ada banyak bentuk organisasi, salah satunya organisasi lini. Bentuk organisasi ini memiliki jalinan hubungan secara vertikal, yakni antara atasan dengan bawahan. Mulai dari jabatan paling tinggi hingga paling rendah.

Organisasi lini sering disebut organisasi militer. Karena susunannya sangat terstruktur dan bentuknya vertikal.

Bentuk organisasi ini hanya cocok diterapkan di organisasi kecil, seperti Rukun Tetangga (RT), warung makan, dan lain sebagainya.

Pengertian organisasi lini

Menurut Mahyuddin, dkk, dalam buku Teori Organisasi (2021), organisasi lini dalam Bahasa Inggris dikenal dengan istilah line structure.

Baca juga: Pengertian Negara sebagai Organisasi Kekuasaan

Organisasi lini merupakan bentuk organisasi yang di dalamnya terdapat garis wewenang secara vertikal, antara atasan dengan bawahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena bentuknya vertikal, orang yang memegang jabatan rendah harus bertanggung jawab kepada atasan.

Setidaknya setiap unit di organisasi lini harus memiliki satu kepala bagian, sehingga mereka bisa bertanggung jawab dan membuat laporan rutin.

Struktur organisasi lini

Tiap organisasi memiliki strukturnya masing-masing. Struktur organisasi merupakan komponen atau unit yang harus ada di dalamnya. Struktur organisasi lini diciptakan oleh Henry Fayol. Jenis struktur ini menjadi yang paling tua dan sederhana dalam organisasi.

Kompas.com/VANYA KARUNIA MULIA PUTRI Struktur organisasi lini

Berdasarkan susunan struktur di atas, bisa dilihat jika direktur membawahi manajer secara langsung. Segala perintah akan diberikan ke manajer dan mereka harus bertanggung jawab kepada direktur.

Demikian pula dengan manajer yang membawahi anggota secara langsung. Perintah akan diberikan manajer dan anggota harus bertanggung jawab kepada atasannya.

Baca juga: Manajemen Organisasi: Pengertian, Fungsi, Struktur dan Perannya

Ciri-ciri organisasi lini

Mengutip dari buku Pengantar Bisnis Bagi Pemula (2017) karya Rafsandjani dan Rieza Firdian, organisasi lini memiliki delapan ciri-ciri, yaitu:

  1. Hubungan atasan dengan bawahan terjalin langsung dalam satu garis wewenang
  2. Jumlah karyawannya cenderung sedikit
  3. Pemilik modal menjadi pemimpin tertinggi
  4. Belum ada spesialisasi dalam organisasi lini
  5. Tiap kepala unit memiliki wewenang serta tanggung jawab penuh di segala bidang pekerjaan
  6. Struktur organisasinya tergolong sederhana
  7. Biasanya digunakan oleh organisasi kecil
  8. Bentuk organisasinya disiplin, mudah dipelihara serta dipertahankan.

Baca juga: Urutan Organisasi Kehidupan dari Terkecil ke Terbesar

Kelebihan dan kekurangan organisasi lini

Sebagai bentuk organisasi yang paling tua dan sederhana, organisasi lini memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan. Berikut penjelasannya:

No. Kelebihan organisasi lini Kekurangan organisasi lini
1. Bentuk organisasi lini sederhana dan lebih mudah dipahami Struktur organisasi lini hanya cocok untuk organisasi yang masih sederhana
2. Wewenang dan tanggung jawab terlihat jelas dalam struktur organisasinya Pemimpin tertinggi akan mengalami kesulitan jika organisasinya berkembang
3. Garis strukturnya berbentuk perintah (menghubungkan jabatan satu dengan lainnya) Terkadang kegiatan bisa terhambat karena jalur perintah secara hierarki
4. kelebihan organisasi lini dalam hal kewenangan adalah instruksi dan penugasan terlaksana dengan cepat Tujuan pribadi pemimpin susah dibedakan dengan tujuan organisasi
5. Tidak membuat bingung karena ada kesatuan perintah Beban pemimpin tertinggi lebih besar karena menjalankan organisasinya sendiri
6. Tidak membutuhkan staf penasihat karena kesatuan perintah Pegawai sulit berkembang karena tidak bisa mengambil inisiatif sendiri
7. Pegawai lebih disiplin dan mudah dipertahankan Pemimpin organisasi bisa bersikap otoriter atau diktator
8. Proses pengambilan keputusan lebih cepat Minimnya staf ahli
9. Garis kepemimpinan tegas dan tidak simpang siur Organisasi hanya bergantung kepada pimpinan
10. Pengawasan kerja lebih berjalan efektif Masa depan organisasi bergantung pada pengambilan keputusan pemimpin


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X